METROPOLITAN

Minggu, 18 Desember 2011 | 01:20 WIB

Kurangi Macet, Pemprov DKI Bangun Infrastruktur

Wahyu Praditya Purnomo
Kurangi Macet, Pemprov DKI Bangun Infrastruktur
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Masalah kemacetan tampaknya menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Buktinya pada tahun 2011 ini, sudah lima infrastruktur jalan dan jembatan dibangun.

Pembangunan pada lima infrastruktur, diantaranya tiga jembatan dan dua flyover atau jalan layang yang ada di Jakarta Utara. Saat ini pembangunan kelima infrastruktur tersebut sudah rampung dan sudah bisa digunakan kendaraan bermotor.

Berdasarkan data Dinas PU DKI Jakarta, tiga jembatan yang telah rampung dibangun pada tahun 2011 ini yaitu Jembatan Jalan Pluit Utara, Jembatan Muara Angke Tahap II dan Jembatan Cakung Drain sisi utara. Sementara untuk dua jalan layang yakni, Jalan Layang Tubagus Angke dan Jalan layang Bandengan, Jakarta Utara.

Kepala Dinas PU DKI, Ery Basworo mengatakan untuk memindahkan arus lalu lintas dari jalan vertikal supaya kepadatan lalu lintas kendaraan bermotor dapat terurai, pihaknya telah memprogramkan pembangunan infrastruktur jalan layang dan jembatan di tahun 2011 ini.

Dijelaskannya, dengan rampungnya pembangunan infrastruktur jalan layang dan jembatan tersebut, jalan di DKI Jakarta dapat dikatakan bertambah seluas 24.419,65 meter persegi.

Pembangunan jembatan dan jalan layang ini merupakan salah satu upaya penambahan akses jalan di ibukota. Tidak mungkin lagi kita menambah jalan vertikal karena keterbatasan lahan. Jalan satu-satunya membangun jembatan dan jalan layang, kata Ery.

Penambahan jalan layang dan jembatan harus dilakukan karena pertumbuhan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua sangat tinggi setiap tahunnya. Sehingga kalau tidak diiringi dengan pertumbuhan jalan, maka kemacetan lalu lintas di Jakarta tidak akan pernah hilang.

Sekarang ini, pertambahan kendaraan bermotor roda dua sudah mencapai 1.068 unit dan roda empat mencapai 216 unit setiap harinya. Kenaikan penggunaan kendaraan pribadi ini tidak diimbangi dengan kapasitas jalan yang hanya bertambah sekitar 0,01 persen dalam setahun.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, jumlah kendaraan di Jakarta pada tahun 2007 sebanyak 5,8 juta kendaraan dengan rincian 2,2 juta mobil dan 3,6 juta motor. Pada tahun 2008, jumlah kendaraan kembali meningkat menjadi 6,3 juta kendaraan dengan rincian 2,3 juta mobil dan 4 juta motor.

Sementara pada tahun 2009, jumlah kendaraan kembali naik menjadi 6,7 juta dengan rincian 2,4 juta mobil dan 4,3 juta motor. Pada 2010, peningkatan jumlah kendaraan menembus angka 7,29 juta dengan rincian 2,56 juta mobil dan 4,73 juta motor. [mar]

#jalan macet #pemprov dki #bangun jalan #jembatan
BERITA TERKAIT
Pagi Ini, Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan
Polisi Selidiki Pembongkaran Portal Sungai Turi
Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan
(Teror Ait Keras Di Jakarta Barat) Pelaku Siram Korban Dengan Soda Api, Ini Efeknya
Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras Di Jakbar
Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal
Lapor Jual Kendaraan Bermotor Lewat Aplikasi Ini

kembali ke atas