EKONOMI

Jumat, 23 Desember 2011 | 19:44 WIB

Inilah Profil Temuan Transaksi Mencurigakan

Dian Ichsan Siregar
Inilah Profil Temuan Transaksi Mencurigakan
IST

INILAH.COM, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) menjelaskan tindak pidana korupsi masih mendominasi hasil temuan transaksi mencurigakan.

"Hasil analisis selama tahun 2011 terdapat beberapa profil terlapor tindak pidana korupsi mencapai sekitar 175, jumlah tersebut merupakan paling tertinggi dari total terlapor mencapai 294," ujar Kepala PPATK, Muhammad Yusuf dalam acara refleksi akhir tahun 2011, Jumat (23/12).

Jika berdasarkan hasil analisis selama tahun 2011 dugaan tindak pidana korupsi masih mendominasi yaitu sebesar 59,5%, disusul oleh tindak pidana penyuapan. Untuk indikasi terlapor yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil mencapai 50,3% dengan persentase terbanyak berasal dari PNS, untuk PNS daerah sekitar 22,8% (67) sedangkan untuk pusat sekitar 29,3% (86).

Dari data yang didapatkan selama tahun 2011 dengan nominal transaksi yang berhasil diidentifikasikan 23,8% antara Rp1 miliar hingga kurang dari Rp2 miliar sekitar 70 terlapor. "Adapun yang tidak teridentifikasi sekitar 69 terlapor dikarenakan lalu lintas perbankan yang terlalu cepat," tegasnya.

Jika dibagi dalam kelompok usia, dari data yang didapatkan selama tahun 2011 terlapor mayoritas berumur dibawah 40 tahun sebesar 21,4%, dan terlapor yang berumur antara 40 hingga 49 tahun sebesar 28,9%, dan untuk terlapor yang berumur di atas 50 tahun sebesar 45,6%. [hid]

#ppatk #transaksi mencurigakan #pns DKI Jakarta #koru
BERITA TERKAIT
(Isu Telur Tercemar Plastik) Gubernur Khofifah Pasang Badan Peternak Jatim
Wow...Investasi KEK Galang Batang Tembus Rp20 T
(Batik Air Mendarat Darurat) Polana: Pilot dan Kru Wajib Diperiksa Kesehatannya
Ketika Panglima Hadi Bicara Ekonomi Kerakyatan
Siapa Bilang Kalimantan Kekurangan BBM dan LPG?
Kementan Tegas Lawan Alih Fungsi Lahan Pertanian
(Dongkrak Kunjungan Turis) Bea Cukai Akan Pindahkan Kanwil ke Labuan Bajo

kembali ke atas