EKONOMI

Rabu, 28 Desember 2011 | 15:51 WIB

DPP PPP: Ekonomi 2012 masih Cukup Kuat

Marlen Sitompul
DPP PPP: Ekonomi 2012 masih Cukup Kuat
inilah.com/Dok

INILAH.COM, Jakarta - Perekonomian Indonesia pada tahun 2011 dinilai menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan. Dengan kondisi fundamental yang cukup baik ini, ketahanan ekonomi di tahun 2012 masih cukup kuat.

Meski demikian, Ketua Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan DPP PPP, Aunur Rofiq menyatakan, terdapat tiga hal penting yang harus diwaspadai oleh pemerintah.

"Pertama, memburuknya kondisi ekonomi dan keuangan global akibat berlarutnya pemulihan ekonomi Amerika Serikat dan lambatnya pemulihan krisis Eropa," kata Aunur di Jakarta, Rabu (28/12/2011).

Dijelaskannya, dampak terhadap perekonomian domestik sudah terjadi sejak September. Dengan terjadinya pelarian modal asing, melemahnya rupiah, naiknya yield obligasi pemerintah, sampai anjloknya harga saham yang sudah terasa sejak September 2011.

Kedua, lanjut Aunur, terjadinya perlambatan pertumbuhan sebagai dampak dari penurunan harga komoditas internasional yang berdampak pada penurunan kinerja ekspor dan investasi.

"Kinerja ekonomi Indonesia tahun mendatang akan sangat tergantung pada kemampuan memobilisasi kekuatan domestik," jelasnya.

Ketiga, masih besarnya kebutuhan untuk penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, jumlah pengangguran dan penduduk miskin masih relatif besar. Jumlah penduduk miskin pada tahun 2010 mencapai 31 juta orang atau 13.3% dari jumlah penduduk.

Demikian pula jumlah pengangguran terbuka pada Agustus 2011 mencapai 6,6% dari angkatan kerja sebesar 117,4 juta orang. [hid]

#proyeksi 2012 #rupiah #pdb #dpp ppp
BERITA TERKAIT
Sapu Bersih Garuda, DPR Dukung Tendangan Erick
Ekonomi 2019 Nyungsep, Jangan Remehkan Ramalan RR
Duo Bos Pertamina Menghadap Jokowi, Membahas Ini
Perkuat UMKM, KUR Diprioritaskan ke Produksi
Suahasil Minta Jangan Pandang Sebelah Mata Utang
(RetirePlan) BCA dan AIA Luncurkan Proteksi Retirement Maksima
Industri Pelayaran Dikuasai Asing, Ini Kata Luhut

kembali ke atas