EKONOMI

Rabu, 28 Desember 2011 | 19:15 WIB

Inilah Cara Pemerintah Hindari Kenaikan BBM

Tio Sukanto
Inilah Cara Pemerintah Hindari Kenaikan BBM
inilah.com

INILAH.COM, Cilacap - Untuk mengatasi meningkatnya kuota BBM subsidi, bukan berarti hal itu harus dilakukan dengan menaikan harga BBM.

Namun masih ada beberapa opsi yang bisa dilakukan pemerintah, diantaranya adalah dengan melakukan pengaturan/pembatasan atau bahkan program alih BBM ke BBG. Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada peresmian Ground Breaking Proyek Resid Fluid Catalytic Cracking (RFCC) PT Pertamina (Persero) Refinerfy Unit IV di Kilang Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (28/12).

"Mengendalikan volume tidak selalu dengan kenaikan harga. Kita pilih opsi terbaik, misalnya kita ubah penggunaan BBM dengan gas. Selain itu kita juga akan atur dengan baik agar terpenuhi dengan baik. Demikian juga pengguna energi yang boros," kata SBY.

SBY menambahkan bahwa opsi terbaik saat ini adalah dengan pengendalian dan bukan menaikan harga. Oleh sebab itu pemerintah akan menata kembali secara sistematis subsidi tersebut agar tepat sasaran sesuai dengan volume.

"Kita cegah penggunaan subsidi yang tidak tepat sasaran. Subsidi listrik dan BBM kan cukup besar. Pemerintah terus bekerja agar APBN kita semakin besar," jelas SBY. [hid]

#bbm bersubsidi #sby #dana subsidi #apbn 2011
BERITA TERKAIT
Sapu Bersih Garuda, DPR Dukung Tendangan Erick
Ekonomi 2019 Nyungsep, Jangan Remehkan Ramalan RR
Kemenkop Dorong Kontribusi UMKM ke PDB dan Ekspor
Agama Miliki Kekuatan Kendalikan Perubahan Iklim
(Kehati Nusantara Expo) BKSDA DKI Jakarta Raih Stand Terbaik
RI Minta Percepat Pemanfaatan Dana REDD+ Norwegia
Mentan SYL: Pertanian Pengungkit Ekonomi Daerah

kembali ke atas