BOLA

Jumat, 06 Januari 2012 | 21:15 WIB

Wim Rijsbergen Tegas Tolak Pemain ISL untuk Timnas

Boy Leonard Pasaribu
Wim Rijsbergen Tegas Tolak Pemain ISL untuk Timnas
Wim Rijsbergen inilah.com

INILAH.COM, Jakarta Pelatih timnas Indonesia, Wim Rijsbergen, memastikan dirinya tidak akan menggunakan para pemain yang berlaga di Indonesia Super League (ISL).

Wim tiba di Indonesia sejak Rabu (4/1/12) lalu setelah menjalani masa libur pertandingan sekaligus penyembuhan sakitnya. Kini ia mulai mempersiapkan timnas Indonesia untuk menghadapi laga terakhir di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia.

Saya tidak mau berbicara banyak tentang tim senior, karena mereka (PSSI) masih harus mengatur banyak hal. Untuk saat ini, (keadaannya) tak terlalu teratur, ungkap Wim usai memantau seleksi timnas U-17 yang akan berlaga di Hongkong.

Ada kelompok kecil dimana kami bisa memilih pemain, ada kelompok lain yang dilarang oleh FIFA. Kami harus membentuk grup terlebih dahulu dari kompetisi yang berisi 12 klub, setelah itu kami akan mencoba untuk melakukan seleksi untuk pertandingan FIFA berikutnya, lanjutnya.

Wim mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi PSSI yang dilanda konflik kepengurusan, yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas tim nasional.

Jadi pertama-tama semuanya harus terorganisir untuk mencapai sukses. Hal yang sama juga berlaku untuk tim senior.

Kita tahu bahwa dari Juli hingga November (2011) tidak ada kompetisi, Saya rasa ini adalah satu-satunya tempat di dunia yang pada periode tersebut tidak terdapat kompetisi. Karena itu tentu saja Anda tak bisa mengharapkan kualitas yang bagus, tambahnya.

Akibat konflik kepengurusan PSSI tersebut, lahir dua kompetisi di Indonesia. Satu yang diakui dan diresmikan oleh PSSI yakni Indonesian Premier League (IPL), satu lagi ISL, yang tidak diakui PSSI, sehingga otomatis tidak diakui juga oleh FIFA.

Semoga (konflik) bisa segera selesai dan mereka mulai menjalankan kompetisi baru dimana para pemain bisa bermain setiap pekan dan meningkatkan kualitas permainan, ungkap pelatih asal Belanda itu.

Karena ada sejumlah pemain yang bermain di liga lain dan oleh FIFA mereka dianggap liga ilegal, jadi mustahil memilih pemain dari liga tersebut, jadi kami harus mencari pemain baru, dan mungkin beberapa dari pemain U-23 dalam beberapa pekan ke depan, pungkas mantan pemain timnas Belanda itu.

Wim mengungkapkana akan memprioritaskan pemain muda untuk laga tandang di Bahrain 29 Februari mendatang, dan akan mengombinasikannya dengan sejumlah pemain IPL yang ia pantau lewat rekaman pertandingan.

Sang pelatih juga rencananya akan bertolak ke Surabaya akhir pekan ini untuk memantau laga antara Persebaya melawan PSM Makassar, Minggu (8/1/12).

Wim memiliki waktu kurang dari sebulan untuk mencari pengganti Ferry Rotinsulu, Zulkifli Syukur, Maman Abdurrahman, M. Nasuha, M. Ridwan, Ahmad Bustomi, Firman Utina, Boaz Salossa hingga Cristian Gonzales, yang selama ini menjadi langganan pemain inti skuad Garuda.

#wim #isl #ipl #timnas
BERITA TERKAIT
Persiapan Akhir Timnas U-23 Sebelum SEA Games
Maradona Batal Mundur dari Posisi Pelatih Gimnasia
Tiga Suporter Indonesia Masih Ditahan di Malaysia
Tottenham Berencana Rebut Incaran AC Milan
Salam Perpisahan Pochettino di Papan Tulis
Juventus Perpanjang Kontrak Cuadrado
Menpora Malaysia: Usut Pemukulan Fans Indonesia

kembali ke atas