EKONOMI

Jumat, 06 Januari 2012 | 21:06 WIB

Inilah Kendala Produk Reksa Dana Berbasis UKM

Dian Ichsan Siregar
Inilah Kendala Produk Reksa Dana Berbasis UKM
Foto:Ist

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengharapkan persiapan produk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah cepat terselesaikan.

"Untuk RDPTnya harus didorong dan pembahasan tentang masalahnya sudah dilakukan di pasar," ujar Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam- LK Djoko Hendarto dalam acara diskusi pengelolaan investasi di Gedung Bapepam LK, Jakarta, Jumat (6/1).

Pihaknya sudah melakukan pembahasan pangsa pasar produk tersebut. Namun kendalanya, konsep tersebut masih dipertanyakan oleh kementerian koperasi. Hal ini terutama yang terkait aset dasar atau underlying reksa dana.

Faktor ini kemungkinan bisa menjadi kendala bagi manajer investasi (MI) yang akan menerbitkan produk-produk tersebut. "Untuk esensinya sendiri yang dimaksud ada modal di sana (kementerian koperasi) ekuitas dan bisnis itu jadi rancu. Tapi itukan termasuk peraturan-peraturannya," tegasnya.

RDPT pada tahun 2011 hanya terdapat 4 RDPT yang baru dan tercatat dalam administrasi Bapepam-LK. Produk turunannya masih kurang, karena adanya pembatasan investasi untuk RDPT hanya pada portofolio efek yang berbasis sektor rill (proyek).

Adapun jenisnya, terdiri dari 10 produk RDPT proyek sektor rill. Bapepam-LK sendiri mencatat Nilai Aktiva Bersih (NAB) sekitar Rp1,84 triliun. Sedangkan RDPT jenis non proyek terdiri dari 82 proyek, yang baru membukuku NAB sekitar Rp33,32 triliun. [hid]

#reksa dana #bapepam #aperd #dana kelolaan #dana asing
BERITA TERKAIT
(Terbesar di Asia Tenggara) Mega Proyek PLTGU Jawa I Serap 3 Ribu Tenaga Kerja
ESDM Pertahankan Harga DMO Batu Bara
Impor Beras Ketan, Bulog Tak Patuhi Arahan Jokowi
Pedagang Beras Cipinang Dapat Kartu Sakti Bank DKI
GAPKI: Ekspor Sawit ke India Kembali Normal
(Polemik Dirut Pertamina) Rizal Ramli: Jonan Lebih Oke Daripada Ahok
Pegawai PLN Bantu Listrik Gratis 658 KK di NTT

kembali ke atas