NASIONAL

Minggu, 08 Januari 2012 | 21:05 WIB

Tak Terima Penjelasan, Putuskan Diplomatik

Ajat M Fajar
Tak Terima Penjelasan, Putuskan Diplomatik
Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin Foto : Ist

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin meminta kepada pemerintah memutuskan hubungan diplomatis dengan pemerintah Papua Nugini (PNG) jika masih tidak bisa menerima penjelasan mengenai insiden intersepsi (pencegatan) pesawat Falcon 900 oleh TNI AU.

"Kalau perdana menteri Papua Nugini tidak bersedia menerima penjelasan resmi pemerintah RI, saya menyarankan putuskan hubungan diplomatis dengan Papua Nugini," ujar TB kepada INILAH.COM, Minggu (8/1/2012).

Hal ini diungkapkan TB karena ancaman Perdana Menteri Papua Nugini (PNG) Peter O'Neil yang hendak mengusir duta besar Indonesia yang berada disana dan akan menarik duta besarnya yang ada di Indonesia. "Kita jangan lemah menghadapi gertakan mereka," tegasnya.

Meski begitu, TB mengapresiasi keberania Perdana Menteri PNG Peter O'Neil yang mengeluarkan ancaman tersebut pasca intersepsi pesawat yang ditumpangi wakil perdana menterinya di wilayah udara Indonesia.

"Tapi sebaliknya kita patut mengapresiasi keberanian perdana menteri papua Nugini yang dengan lantang menyatakan protes keras dalam menjaga kehormatan jabatannya. Hal yang sama belum tentu bila menimpa pajabat Indonesia," ungkapnya. [mvi]

#papua nugini #pesawat #tni au #perdana menteri #pence
BERITA TERKAIT
Mobil Cicilan Disita, Wawan Protes Soal Denda
Aparat Sita Barang di Rumah Guru Ngaji Pelaku Bom
Ini Pengakuan Mertua Pelaku Bom di Medan
Kemenag Salurkan Beasiswa Bidik Miskin Mahasiswa
Demokrat Komentari Isu Ahok Bakal Pimpin BUMN
Istri Pelaku Bom Medan Lebih Dulu Terpapar Radikal
Sandiaga Siap Dukung Ahok Jika Dipilih Pimpin BUMN

kembali ke atas