NASIONAL

Minggu, 08 Januari 2012 | 17:44 WIB

KPK: Pemanggilan Ketua Besar Tunggu Persidangan

Agus Rahmat
KPK: Pemanggilan Ketua Besar Tunggu Persidangan
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap untuk menelusuri siapa 'Ketua besar' seperti yang diungkapkan oleh M Nazaruddin. Jika memang identitas 'Ketua besar' diungkap di pengadilan, KPK akan bergerak cepat.

"Tidak perlu disebutkan kalau ada kaitannya di berita acara pasti dipanggil," tegas Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, seusai menjadi pemateri di kantor Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Jakarta, Minggu (8/1/2012).

Dia menjelaskan, pemanggilan terhadap seseorang didasarkan atas kebutuhan. Bukan pesanan, dan bukan atas konfirmasi yang di luar persidangan. "Itu kan menurut Nazaruddin. Kalau dia melakukan itu di saat pembuatan BAP itu mungkin menarik. Kalau dia melakukan itu di depan persidangan yang menjadi bagian proses sidang itu menarik. Cuma kalau di luar menjadi susah," jelasnya.

Menurutnya, kunci persoalan siapa 'Ketua besar' ada pada Mindo Rosalina Manulang (Rosa). Dan jika memang KPK diharuskan bergerak mengungkap itu, Rosa harus memberitahu identitas itu di depan persidangan. Sehingga KPK menjadikannya sebagai alat bukti.

"Pernyataan-pernyataan begitu kan perlu klarifikasi lebih jauh. Sekarang kan Rosa belum diperiksa di kasusnya yang ini. Yang namanya alat bukti kan apa yang dikemukakan saksi di muka persidangan kan. Makanya penting menunggu kesaksian Rosa. Kalau tidak begitu kita ditertawain. Sebaiknya biar saksi (Rosa, red) yang mengemukakan," terangnya. [mvi]

#ketua besar #kpk #wisma atlet #nazaruddin #mindo rosa
BERITA TERKAIT
KPK Bakal Bongkar Pejabat Garuda Yang Terlibat
Eks Presdir Lippo Cikarang Berlindung ke Presiden
KPK Perpanjang Tahanan Eks Presdir Lippo Cikarang
KPK Periksa GM Hyundai & Direktur PT King Property
KPK Minta Garuda Jelaskan Soal Onderdil "Gelap"
KPK Kecewa MA Kabulkan Kasasi Idrus Marham
Gubernur Kepri Didakwa Terima Suap Dan Gratifikasi

kembali ke atas