EKONOMI

Selasa, 10 Januari 2012 | 16:34 WIB

Pemerintah Siapkan Pajak Khusus UKM

Dian Ichsan Siregar
Pemerintah Siapkan Pajak Khusus UKM
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Ditjen Pajak (DJP) menjelaskan peraturan pengenaan pajak kepada usaha kecil dan menengah (UKM) sudah tahap finalisasi.

"Mulai tahun lalu, memang sudah ada kajian terhadap peran atau kontribusi UKM terhadap penerimaan pajak. Kita sendiri masih melihat jumlah mereka sangat banyak, tetapi dari sisi kontribusinya yang masih sangat kecil," ujar Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak, Sjarifuddin Alsah di Jakarta, Selasa (10/1).

Selama ini, katanya, belum ada peraturan pajak khusus untuk UKM. UKM diperlukan sama dengan wajib pajak biasa seperti pertambangan, seperti pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

Dengan perlakuan yang sama, maka UKM pun menjadi sulit dan rumit dalam membayar pajak. Oleh sebab itu kami berupaya memberikan kemudahan membuat peraturan pajak khusus UKM berupa Peraturan Pemerintah (PP).

Dengan adanya PP itu, pada prinsipnya, pelaporan dan tata cara pembayaran pajak UKM akan berbeda dengan perusahaan besar. Hal ini juga berupaya ada bisa dianggap sebagai edukasi kepada UKM mengenai tata cara membayar pajak yang benar dan efisien.

"Kalau hal tersebut akan kita lakukan dalam waktu 3 tahun, mereka sudah pintar, baru kita melakukan peningkatan yang lebih lanjut," tegasnya.

Lanjut Sjarifuddin, akan tetapi Ditjen Pajak sendiri belum bisa menyebutkan angka presentase pajak yang nanti akan dikenakan pada UKM secara resminya. Tetapi mengacu pada persentase pajak, rencananya akan dikenakan kepada UKM yaitu 3-5% terhadap omset yang berkisar Rp300 juta hingga Rp4 miliar. [hid]

#pajak #ukm #pertambangan #apbn 2012
BERITA TERKAIT
Stafsus Presiden Siapkan Upskilling UMKM Anak Muda
Tahun Ini Berat, Bos Pajak Angkat Tangan
APPBI Keluhkan Perda Perpasaran kepada Menkop UKM
Kemenkop dan UKM Perkuat Sinergi Pengembangan UMKM
Syamsuar Sebut Sejuta Hektar Sawit Kemplang Pajak
Bangun UMKM, Bisa Atasi Ketimpangan Jabar Selatan
Pajak Meleset, Rapor Merah Tim Ekonomi Jokowi

kembali ke atas