NASIONAL

Rabu, 11 Januari 2012 | 00:30 WIB

Komnas PA Minta Sahkan RUU Sistem Peradilan Anak

Anton Hartono
Komnas PA Minta Sahkan RUU Sistem Peradilan Anak
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Banyaknya kasus pidana yang menimpa anak di bawah umur membuat Komisi nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) angkat bicara dan meminta pemerintah untuk segera mensahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Peradilan Anak. Pasalnya setiap penegak hukum membutuhkan RUU tersebut sebagai acuan dalam mengadili anak dibawah umur.

Seperti halnya yang disampaikan oleh Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait saat dihubungi INILAH.COM, Selasa (10/1). "Melihat beberapa kasus yang menimpa anak-anak dibawah umur, tentunya negara kita sangat membutuhkan RUU Sistem Peradilan Anak. Namun sampai sekarang RUU Sistem Peradilan Anak masih dipegang Komisi III DPR," ungkapnya.

Dirinya berharap agar Komisi III DPR segera mengesahkan RUU Sistem Peradilan Anak, karena kasus pidana yang menimpa anak-anak semakin marak. Salahsatu contoh kasus yaitu yang dialami AAL (15) pelajar SMK 3 Palu yang dituduh sebagai pencuri sandal jepit.

Arist sangat menyayangkan terhadap kasus yang dialami AAL tersebut. Karena meskipun bebas dari hukuman penjara, namun putusan pengadilan tetap menyatakan AAL bersalah dan dianggap sebagai pencuri.

Menurutnya keputusan itu telah merampas keadilan bagi si anak. Padahal dari hasil persidangan banyak ditemukan keganjilan. "Kalau terbukti bersalah sih tidak apa-apa, tapi ini kan belum tentu ia benar-benar bersalah. Karena itu saya minta agar secepatnya RUU Sistem Peradilan anak segera disahkan, supaya tidak ada lagi kasus-kasus seperti ini," tambahnya.

#komnas pa #ruu sistem peradilan anak
BERITA TERKAIT
Lemkapi Optimistis Kasus Teror Novel Terungkap
Kapolri Sebut Gatot Eddy Layak Dimutasi ke Mabes
Politisi PDIP I Nyoman Dhamantra Segera Disidang
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Utara
Wawan Segera Pindah ke Lapas Cipinang
Pemilik Hotel Alih Saham Secara Ilegal
Wawan Siap Lakukan Pembuktian Terbalik

kembali ke atas