EKONOMI

Sabtu, 14 Januari 2012 | 18:45 WIB
(Minim Infrastruktur BBG)

"Konversi BBM ke BBG Mustahil April Ini"

Tio Sukanto
"Konversi BBM ke BBG Mustahil April Ini"
Pengamat Perminyakan Kurtubi IST

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat pesimis pemerintah akan mampu menerapkan program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) seiring dengan dilakukannya pembatasan BBM subsidi pada 1 April nanti. Pasalnya, infrastruktur pendukung masih minim.

Demikian disampaikan Pengamat Perminyakan Kurtubi kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (14/1). "Dua bulan lagi, jelas itu mustahil. SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas)-nya saja tidak ada, tapi sudah ngomongin Jawa-Bali," kata Kurtubi.

Untuk mensukeskan program konversi tersebut pemerintah semestinya terlebih dahulu menyediakan infrastruktur sebelum diaplikasikan. Menurut dia, ada tiga tahapan yang harus dilakukan pemerintah sebelum memulai program itu.

Pertama adalah membangun terminal floating storage regasification unit (FSRU) di beberapa pelabuhan di Indonesia. Kedua, menyediakan jaringan gas kota dan ketiga adalah memperbanyak SPBG di seluruh wilayah Indonesia. "Setidaknya butuh waktu 2-3 tahun untuk menyelesaikan infrastruktur itu. Infrastruktur belum ada tapi sudah didengung-dengungkan," sindir Kurtubi.

Menurut Kurtubi, setidaknya dibutuhkan koordinasi yang bagus antar kementerian dan pihak-pihak yang terkait. Hal ini agar kebijakan konversi BBM ke BBG tersebut bisa berjalan dengan baik ke depannya.

"Harus ada koordinasi yang efektif, baik Kementerian ESDM dengan Kementerian Perindustrian terkait konverter kit ini. Selain itu industri otomotif juga harus didorong untuk mengembangkan kendaraan berbahan bakar gas," tandasnya. [mre]

#pertamina #konversi bbm ke bbg #subsidi #konverter k
BERITA TERKAIT
KESDM Masih Hitung Penerima Subsidi LPG 3 Kilogram
Kebut Kilang Balikpapan, Pertamina-Mubadala Oke
Pertamina-Adnoc Garap Kilang Petrokimia Balongan
Ahok Didukung Jokowi untuk Berantas Mafia Migas
Pemerintah Susun Strategi Berantas Mafia Migas
(Mayoritas di Tuban Petro) Pertamina Integrasikan TPPI dengan GRR Tuban
Progress Oke, Pertamina Lepas Kapal FSRU Jawa-1

kembali ke atas