EKONOMI

Senin, 16 Januari 2012 | 16:11 WIB

Debt Collector Harus 'Nagih' di Atas Jam 8 Malam

Dian Ihsan Siregar
Debt Collector Harus 'Nagih' di Atas Jam 8 Malam
Deputi Gubernur BI Ronald Waas infobanknews.com

INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) masih memperbolehkan bank menggunakan jasa debt collecor, tapi dalam tata cara melakukan penagihannya harus di atas sekitar jam 8 malam.

Deputi Gubernur BI Ronald Waas mengatakan penagihan tidak boleh dilakukan di bawah jam 8 malam dan dilarang dilakukan saat libur. "Debt collector ini harus melakukan penagihan ke debiturnya secara langsung, tidak boleh kepada keluarganya atau siapa pun yang masih kenal baik tetangganya dan wilayah sekitar dia tinggal," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/1).

Dia menggunakan, tahapan penagihannya juga tidak boleh menggunakan cara kekerasan dan melanggar hukum. Komisi XI DPR memang mempertanyakan kepada BI mengenai perihal dibolehkannya jasa penagihan melalui debt collector. Meskipun dibolehkan mengenai jasa tersebut, namun harus sesuai peraturannya.

"Aturan yang lebih ketat juga seperti, pertama, penagihan kredit hanya yang berkualitas tertentu seperti kredit macet. Kedua, bank meski menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memilih penyedia jasa debt collector, dan terakhir bank harus tanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan penagihan kredit tersebut," jelasnya. [cms]

#debt collector #BI #ronald waas
BERITA TERKAIT
Bogor Usul UMK Naik Jadi Rp4 Juta
Anugerah Syariah Republika (ASR) Kembali Digelar
Kata Kadin Soal Masuknya Ahok dan Chandra ke BUMN
Likuiditas Longgar, LPS Rate Turun Jadi 6,25%
Mentan SYL Ajak Pemda Akselerasi Ekspor Pertanian
PGN Akan Jadi Pembeli Gas Blok Masela
Sampoerna dan SRC Komitmen Mencegah Perokok Anak

kembali ke atas