METROPOLITAN

Senin, 16 Januari 2012 | 19:11 WIB

Wow Kakek Empat Cucu Hamili Penderita Polio

Wow Kakek Empat Cucu Hamili Penderita Polio
beritajatim.com

INILAH.COM, Jombang - Usia boleh 62 tahun, tapi soal nafsu, Takat tak mau kalah dengan anak muda. Buktinya, kakek empat cucu tersebut nekad menyetubuhi Wiji (20), karena alasan tak kuat melihat paha mulus tetangganya itu.

Aksi mesum tersebut dilakukan saat malam takbiran lalu. Bahkan, warga Desa Sukorejo Kecamatan Perak Kabupaten Jombang itu kembali mengulang aksinya saat ada pagelaran musik campursari di desanya. Saat itu rumah Wiji sedang sepi. Karena kedua orang tuanya sedang menonton acara tersebut.
Takat menyelinap lewat pintu belakang kemudian masuk ke kamar gadis desa tersebut.

"Saya melakukannya sebanyak dua kali. Pertama, saat malam takbir lebaran lalu. Kedua, saat ada pergelaran campur sari. Rumah Wiji saat itu sedang sepi, karena kedua orang tuanya lagi keluar rumah," kata Takat usai diperiksa di ruang Satreskrim Polres Jombang, Senin (16/1/2012).

Wiji adalah tetangganya. Kejadian bermula saat gadis desa itu menderita penyakit polio dan tak bisa berjalan. Oleh orang tuanya, Wiji dibawa ke rumah Takat untuk terapi pijat. Hanya tiga kali datang berobat, polio yang diderita Wiji sembuh. Dari kebiasaan memijat itulah Takat kerap melihat paha mulus Wiji.

Pikiran Takat terus teringat dan hasratnya pun bergolak. Dalam dua kesempatan tadi, ia berhasil melampiaskan nafsunya. Aksi-aksinya membuat Wiji berbadan dua. "Bayi yang dilahirkan Wiji itu anak saya. Dan saya siap bertanggung jawab," tutur Takat sembari menunduk.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, Ajun Komisaris Sugeng Widodo mengatakan, meski Takat belum ditetapkan sebagai tersangka, namun polisi masih menahannya dengan alasan keamanan. Polisi khawatir warga Desa Sukorejo masih terbakar emosinya serta mendatangi rumah Takat untuk main hakim sendiri.

Selain itu, polisi masih meminta keterangan sang kakek tersebut. "Pelaku masih kami amankan, sedangkan korban dirawat di RSUD Jombang guna perawatan usai menjalani operasi sesar," kata Widodo.

Pada Minggu (15/1/2012), ratusan warga Sukorejo mendatangi rumah Takat. Mereka marah setelah mengetahui Wiji melahirkan seorang jabang bayi. Gadis desa itu mengaku bayi merah tersebut hasil hubungan gelapnya dengan sang dukun pijat. Untuk menghindari amuk massa, Takat akhirnya dievakuasi ke Mapolres Jombang. [beritajatim/yeh]

BERITA TERKAIT
Masyarakat Papua-Betawi Pererat Silaturahmi
(Antisipasi Mudik Natal dan Tahun Baru) Polisi Rekayasa Jalur Tol Layang Jakarta-Cikampek
Disbudpar DKI Gelar Anugerah Adikarya Wisata 2019
Pria Ini Diduga Jatuhkan Diri Dari Underpas Senen
Prakiraan Cuaca Ibu Kota Jelang Akhir Pekan
Kamera eTLE Mulai Rekam Pelanggaran di Tol
2020, Kamera eTLE Mulai Rekam Pelanggar Lalin

kembali ke atas