PASAR MODAL

Selasa, 17 Januari 2012 | 16:28 WIB

Kondisi Eropa dan Asia Giring IHSG ke Zona Hijau

Mosi Retnani Fajarwati
Kondisi Eropa dan Asia Giring IHSG ke Zona Hijau
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir positif pada perdagangan hari kedua pekan ini. Penguatan bursa Asia dan Eropa jadi katalisnya.

Pada penutupan perdagangan Selasa (17/1), IHSG berakhir ke 3.954,75 atau naik 45,06 poin (1,15%) dan indeks LQ45 naik 0,82% ke 693,77. Semua sektor menguat, dipimpin oleh sektor aneka industri naik 1,51% diikuti sektor industri dasar yang naik 1,45% dan sektor perdagangan yang naik 1,41%.

Sebanyak 175 saham naik, 97 saham stagnan, dan 85 saham turun. Nilai transaksi mencapai Rp3,7 triliun dengan volume 4.824.290.000. Nilai transaksi beli oleh investor asing tercatat Rp1,71 triliun dan nilai transaksi jualnya tercatat Rp1,53 triliun, dengan demikian net foreign buy yang dibukukan Rp183,25 miliar.

Pengamat pasar modal Satrio Utomo mengatakan, penguatan IHSG dipengaruhi oleh pergerakan bursa regional ke arah positif, bursa di Eropa yang juga masih terus menguat serta imbal hasil dari surat-surat utang negara-negara Eropa yang kian melandai.

"Saya agak khawatir kalau Indeks Dow Jones Industrial (DJI) nanti malam tidak bisa naik di atas satu persen, HSI besok bisa konsolidasi lagi," tuturnya di Jakarta, hari ini.

"Kalau indeks 3.894 ditembus, berarti market sudah masuk ke periode konsolidasi jangka menengah," tambahnya.

Saham-saham yang menguat (top gainers) antara lain, saham IMAS naik Rp900 ke Rp15.250, saham MAPI naik Rp250 ke Rp5.350, saham UNTR naik Rp700 ke Rp28.400, saham SMGR naik Rp300 ke Rp11.850, saham HRUM naik Rp200 ke Rp7.300, saham ASII naik Rp1.100 ke Rp77.300, saham BMRI naik Rp100 ke Rp6.800, saham BBRI naik Rp150 ke Rp6.950, saham EXCL naik Rp100 ke Rp5.200, saham PTBA naik Rp250 ke Rp19.650, dan saham BYAN naik Rp150 ke Rp17.700.

Dan saham-saham yang melemah (top losers) diantaranya, saham GGRM turun Rp200 ke Rp57.950, saham ISAT turun Rp100 ke Rp5.400, saham TCID turun Rp200 ke Rp7.800, saham AKRA turun Rp100 ke Rp3.525, saham LMSH turun Rp500 ke Rp4.700, saham BFIN turun Rp350 ke Rp5.000, saham INDR turun Rp150 ke Rp2.150, dan saham DSSA turun Rp750 ke Rp11.200.

Wall Street pada awal pekan ini tutup sehubungan dengan hari libur Marthin Luther King. Bursa-bursa saham di Asia bergerak menguat, indeks Hang Seng naik Rp3,24% ke 19.627,75, indeks Nikkei naik 1,05% ke 8.466,4, dan indeks Seoul naik 1,8% ke 1.892,74.

#ihsg #net foreign buy #krisis eropa #dow jones #penur
BERITA TERKAIT
Inilah Penopang Rekor Tertinggi Harga Minyak
Harga Emas Berjangka Cetak Rekor Tertinggi Lagi
Bursa Saham AS Tutup Hormati Martin Luther King
Bursa Saham Eropa dalam Tekanan
IHSG Kehilangan 0,7% ke 6.245,04
Bursa Jepang Pimpin Pasar Saham Asia Naik
AS-China Tetap dalam Konflik Permanen

kembali ke atas