PASAR MODAL

Selasa, 17 Januari 2012 | 18:31 WIB

Wall Street Berpotensi Positif

Wahid Ma'ruf
Wall Street Berpotensi Positif
Photo By AFP/Getty Images

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street diprediksi akan menguat setelah menjalani libur panjang pada perdagangan Selasa (17/1). Pasar akan merespon lelang obligasi Spanyol yang sukses.

Pasar juga akan merespon data China soal pertumbuhan produk domestik bruto sebesar 8,9% pada kuartal IV 2011 yang melambat dari 9,1% pada kuartal III 2011. Namun bursa China menguat didorong saham sektor pertambangan. Demikian mengutip yahoofinance.com.

Hari ini, Spanyol telah sukses melelang obligasi jangka pendek. Permintaan mengalami kenaikan tajam dan imbal hasil yang rendah. Obligasi yang berrhasil dilelang mencapai 4,8 miliar euro atau senilai US$6,2 miliar untuk 12 bulan dan 18 bulan dengan imbal hasil 2,04% dan 2,3%.

Level ini sedikit lebih rendah dari yang diharapkan sebelumnya. Tetapi turun hampir 50% dari lelang pada bulan Desember 2012. Hal ini mendorong bursa saham Eropa menguat melanjutkan perdagangan kemarin. Indeks FTSE naik 0,8%, indeks DAX naik 1,8% dan indeks CAC naik 1,3%.

Dari laporan kinerja perusahaan, pasar akan menunggu Citigroup dan Wells Fargo.

Pada perdagangan Jumat pekan lalu, Wall street negatif. Indeks Dow Jones turun 0,3% ke 12.422, indeks Nasdaq turun 0,5% ke 2.710, indeks S&P turun 0,4% ke 1.289. Pelemahan Dow dipimpin saham Bank of America yang turun 2,6%, saham JPMorgan turun 2,5%. Sedangkan saham Chevron naik 1,07% memimpin kenaikan di bluechip.

#wall street #laporan kuartal4 #utang eropa #dolar #em
BERITA TERKAIT
Bank DKI Salurkan Kredit UMKM Rp1,4 Triliun
Morgan Stanley Ragukan AS-China Capai Kesepakatan
Inilah Penggerak Bursa Saham Eropa
Sinar Mas Multiartha Beli 23% Saham Bima Finance
Jargas Kota Dumai Layani 4.743 Rumah Tangga
Inilah Manfaat Indosat Jual Tower Telekomunikasi
Inilah Potensi Negatif di Bursa Saham AS

kembali ke atas