NASIONAL

Minggu, 22 Januari 2012 | 00:58 WIB
(Eddy Sadeli)

Pelopor Bagi-bagi Kue Keranjang di DPR

R Ferdian Andi R
Pelopor Bagi-bagi Kue Keranjang di DPR
Eddy Sadeli mahkamahkonstitusi.go.id

INILAH.COM, Jakarta - Dua tahun terakhir ini, setiap perayaan tahun baru imlek, kue keranjang sekitar 3,5 ton tersebar merata ke seluruh penghuni Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Ada sosok yang berjasa dalam mempelopori tradisi ini.

Adalah Eddy Sadeli, politikus Partai Demokrat yang menjadi salah satu pelopor yang mentradisikan bagi-bagi kue keranjang kepada penghuni Komplek Parlemen Senayan Jakarta. "Langkah ini supaya tahu dan mengikuti perayaan imlek. Ini kebudayaan bukan politik," papar Eddy melalui saluran telepon kepada INILAH.COM di Jakarta, Kamis (19/1/2011).

Eddy beserta 12 anggota DPR lintas fraksi dan anggota DPD yang bersuku Tionghoa, mentradisikan bagi-bagi kue keranjang ini sejak 2010. Menurut Eddy, upaya yang dikakukan dirinya dan rekan-rekannya mendapat apresiasi dari koleganya di Parlemen. "Semuanya menyambut dengan positif," beber anggota Komisi Hukum DPR RI ini.

Pada tahun baru Imlek kali ini yang pada Senin (23/1/2012), Eddy Sadeli bersama rekan-rekannya membagi 3.500 dus kue keranjang yang disebarkan ke pimpinan MPR, DPR, dan DPD, anggota MPR, DPR, DPD, seluruh staf Setjen MPR, DPR, serta DPD, seluruh staf alat kelengkapan DPR RI. "Jadi total sebanyak 3,5 ton," Eddy menambahkan.

Eddy menyebutkan sebagai etnis yang minoritas, pembagian kue keranjang bagian dari kampanye kepada masyarakat luas tentang kebudayaan etnis Tionghoa di Indonesia. Bagi dia, MPR, DPR, dan DPD yang merepresentasikan seluruh wilayah Indonesia cukup efektif. "Dengan kue keranjang juga untuk memperkenalkan budaya Tionghoa," kata Eddy.

Terkait kue keranjang, Eddy menyebutkan memiliki makna yang dalam. Kue keranjang yang berasal dari bahan terigu yang terpencar, kata Eddy, kemudian disatukan menjadi kue keranjang. "Maknanya, supaya tidak pecah-belah, dan bersatu," ungkapnya yang menyebutkan pembelian kue keranjang hasil dari iuran 13 anggota DPR/DPD yang beretnis Tionghoa.

Sebenarnya, menurut Eddy, dalam perayaan imlek tidak lepas dari tiga hal selain kue keranjang ada pula ikan bandeng dan angpao. Ikan bandeng yang memiliki makna harapan berumur panjang serta angpao yang berarti harapan agar mendapat rezki yang berlimpah. "Ikan bandeng dan angpao belum sanggup, jadi baru kue keranjang," kelakarnya. [mdr]

#Eddy Sadeli
BERITA TERKAIT
(Bertemu Menpan se-ASEAN) Prabowo Perkenalkan Pindad di ADMM Bangkok
(Bertemu Menhan se-ASEAN di Thailand) Prabowo Minta Taruna Akmil Dikirim Belajar ke AS
Minibus Hantam 'Guardrail' Tol Ngawi, Satu Tewas
PPP Siap Islah Kultural dan Struktural
Polresta Tangerang Sita 1.697 Unit iPhone 'Bodong'
Rumah Abdul Rohim di Mojokerto Ludes Dilalap Api
Jalur Batu-Mojokerto Kembali Dibuka

kembali ke atas