NASIONAL

Sabtu, 21 Januari 2012 | 22:10 WIB

Gerindra: Jika Terima Uang, Pius Kena Sanksi

Farhan Faris
Gerindra: Jika Terima Uang, Pius Kena Sanksi
pius lustrilanang foto: Ist

INILAH.COM, Jakarta - Majelis Etik Partai Gerindra akan mendalami sejauh mana keterlibatan Pius Lustrilanang, dalam renovasi ruang rapat Badan Anggaran DPR, yang memakan anggaran hingga Rp 20 miliar.

Menurut Ketua Umum Gerindra Suhardi, Majelis Etik yang terdiri 18 orang tokoh senior partai, termasuk didalamnya ada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, akan membahas sejauh mana keterlibatan Pius dalam proyek renovasi tersebut.

"Kami akan membahas, siapa bersalah dan lain sebagainya, sejauh mana keterlibatan dia. Kalau keterlibatannya serius kami beri sanksi," ujar Suhardi, Sabtu (21/1/2012).

Salah satu pertimbangan dijatuhkannya sanksi atau tidak terhadap Pius, adalah apakah dalam proyek tersebut kader Partai Gerindra itu menerima uang atau tidak.

"Apakah dia dapat uang dari kerjaan dia ataukah hanya teken karena fungsi dia sebagai ketua rapat, itu salah satu. Tentu akan kami telusuri, ada uang atau tidak, kalau ada bisa kena sanksi," kata Suhardi.

Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengatakan akan memanggil Pius Lustrilanang terkait renovasi ruang rapat Banggar DPR. Prabowo juga mengatakan dana 20 miliar rupiah, hanya untuk merenovasi sebuah ruang rapat sangat tidak logis.[bay]

#pius lustrilanang #fadly zon #gerindra #burt #prabowo
BERITA TERKAIT
Komponen Cadangan Pertahanan Tidak Bersifat Wamil
Komponen Cadangan, Prabowo Akan Libatkan Nadiem
Prabowo Bahas Komponen Cadangan Pertahanan di DPR
Menhan Tegaskan Pertahanan Indonesia Harus Memadai
(Maulid Nabi) Prabowo : Belum Baik Lebih Baik Tak Rugikan Orang
Menhan Ingin Bahas Pesawat Tempur dan Kapal Selam
Menhan Prabowo Jalankan Agenda Internal Hari Ini

kembali ke atas