NASIONAL

Sabtu, 21 Januari 2012 | 23:14 WIB

Ahli Forensik Digital akan Selidiki Video Mesuji

Santi Andriani
Ahli Forensik Digital akan Selidiki Video Mesuji
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Mabes Polri akan menggunakan ahli untuk memeriksa rekaman video peristiwa berdarah Mesuji yang diduga sebagian rekamannya adalah rekayasa.

Keterlibatan ahli merupakan bagian dari penyelidikan yang tengah dilakukan Mabes Polri saat ini terkait dugaan bercampurnya cuplikan video tersebut dengan peristiwa di luar negeri.

"Pertama akan kita carikan saksi ahli, kita lihat apakah dari rekaman itu apakah asli atau tidak," sebut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Saud Usman Nasution, Sabtu (21/1/2012).

Ahli tersebut, kata Saud, akan diambil dari tim forensik digital Kepolisian. Tim diharapkan dapat menemukan ada tidaknya rekayasa terhadap video bentrok antar warga Mesuji, Bengkulu dengan aparat setempat terkait dengan sengketa kepemilikan lahan yang melibatkan perusahaan pengelolaan kelapa sawit di sana.

"Nanti oleh Tim forensik digital akan digambarkan apakah ini tambahan-tambahan, misalnya kepalanya si A, tapi badannya ternyata si B, itu akan bisa kita lihat di uji forensik itu," ujar Saud.

Saud menegaskan, Polri akan mengusut tuntas kasus tersebut termasuk adanya rekayasa rekaman video. Polri memastikan semua pihak yang melakukan tindak pidana dalam kejadian itu akan diproses hukum sesuai prosedur yang berlaku tak terkecuali oknum anggotanya yang terbukti terlibat.

"Pertama kita proses hukum dulu terhadap anggota kita yang bersalah dan masyarakat yang bersalah, baru nanti kita mengarah apakah ada unsur provokator, ada tindak pidana lain tidak yang muncul," pungkasnya.

#ahli forensik digital #mesuji #video
BERITA TERKAIT
Hari Ini Basis Boomerang Jalani Sidang Putusan
Munas Dipaksakan Aklamasi, Golkar Rawan Pecah
(Suicide Bomber di Medan) Khofifah: Ada Orang Mencurigakan, Lapor Polisi
Majunya Mumtaz dan Gibran Bukan Politik Dinasti
Kompolnas Dorong Polri Ungkap Bom Bundir di Medan
Tjahjo Kaji Penambahan Perwira Tinggi TNI - Polri
Komisi l Sebut HRS Dicekal Terkait 'Visa'

kembali ke atas