NASIONAL

Jumat, 17 Februari 2012 | 02:30 WIB

Pembangunan Rutan KPK Berjalan 70 Persen

Wahyu Praditya Purnomo
Pembangunan Rutan KPK Berjalan 70 Persen
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Pembangunan rumah tahanan terpidana korupsi milik KPK yang dibangun di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta telah berjalan 70 persen. Artinya dengan adanya rutan ini, KPK memiliki rumah tahanan sendiri.

"Prmbangunan tahanan sudah berjalan 70 hingga 80 persen," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Kamis (16/2/2012).

Dijelaskan Johan, pembangunan rutan khusus KPK ini didasari Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-01.OT.01.01 tanggal 11 Januari 2012 yang mengizinkan pembentukan cabang rutan KPK.

Kebutuhan memiliki rutan ini sudah diajukan KPK ke Kemenkumham sejak Januari 2010, tepatnya setelah kasus sel mewah Arthalyta Suryani di Rumah Tahanan Pondok Bambu terungkap.

Karena tidak memiliki rutan sendiri, selama ini KPK menitipkan tahanannya di rutan-rutan yang ada, sementara terpidana kasus korupsi disatukan dalam sel khusus di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur.

Nantinya, lanjut Johan, pengawasan terhadap rutan khusus tahanan KPK ini dikoordinasikan dengan Kementerian Hukum dan HAM selaku pihak yang berwenang.[dit]

#kpk #tahanan
BERITA TERKAIT
Rawan Disalahgunakan, KPK Dukung TP4D Dibubarkan
KPK Pastikan Panggil Mekeng
Koruptor Flu Burung Ini Dituntut 2 Tahun Penjara
KPK Perpanjang Penahanan eks Menpora Imam Nahrawi
Dirut Petrokimia Gresik Dikaitkan Kasus Bowo Sidik
KPK Minta Interpol Ikut Cari Sjamsul Nursalim
KPK Panggil Dirut Petrokimia Gresik

kembali ke atas