GAYA HIDUP

Sabtu, 18 Februari 2012 | 13:09 WIB

Ini Dia Diet Turunkan Risiko Gangguan Jantung

Dahlia Krisnamurti
Ini Dia Diet Turunkan Risiko Gangguan Jantung
ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Serangan jantung atau yang sering disebut silent killermenjadi salah satu yang paling menakutkan di dunia. Pasalnya, penyakit ini bisa datang kapan saja dan menyerang tanpa memandang waktu, tempat bahkan usia.

Tak pelak banyak orang melakukan pencegahan agar tidak terserang penyakit menakutkan ini. Mulai dari mengurangi stres dan pola hidup sehat dengan mencoba menjalankan salah satu diet ala timur tengah, yakni 'Diet Mediteranian'.

Diet Mediteranian diciptakan berdasarkan makanan yang disantap penduduk di negara-negara Eropa selatan, Afrika utara dan Timur tengah yang berbatasan langsung dengan laut Mediteranian.

Para ahli percaya penduduk di wilayah tersebut berumur panjang, minim risiko gangguan jantung dan terhindar dari kadar kolestrol yang tinggi karena makanan yang mereka konsumsi.

Penelitian yang diketuai Dr. Denis Lairon dari Faculty of Medicine Timone Marseille Prancis yang dicatat di American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, diet Mediterania atau Timur Tengah yang terdiri dari konsumsi makanan kaya biji-bijian, buah-buahan, sayur mayur, kacang-kacangan dan minyak zaitun dalam jumlah sedang bisa membantu mengurangi risiko gangguan jantung.

Nah, seperti apa kombinasi dietnya? Simak ulasan berikut..

Perpaduan makanan segar dengan anggur

Diet Mediteranian menganjurkan pelaku diet untuk hanya mengonsumsi makanan segar dan menghindari daging merah, telur dan gula. Sementara lemak didapatkan dari minyak zaitun, kacang polong dan minyak ikan.

Sementara produk dari susu seperti keju hanya dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Anggur merah termasuk jenis minuman yang disarankan karena mengandung polyphenols yang terbukti bisa menurunkan kadar kolestrol.

Sayuran dan tomat

Sayur-sayuran yang terdapat dalam diet Mediterania mengandung antioksidan dan betacarotene yang keduanya bisa menurunkan risiko serangan jantung dan memperkecil risiko kanker paru-paru.

Sementara tomat yang menjadi salah satu makanan pokok dalam diet mediterania mengandung lycopene yang terbukti mampu melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker.

Cara makan ala Timur Tengah

Penduduk di Mediteranian dikenal mempunyai kehidupan sosial yang erat, baik dengan keluarga maupun teman. Saat makan adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama sambil bercengkrama, sehingga mereka terbiasa untuk menyantap makanan dengan perlahan.

Hal itu membuat tubuh memiliki waktu untuk memproses makanan yang masuk dengan maksimal.

Berolahraga

Daerah Mediterania yang memiliki iklim hangat memicu penduduk untuk melakukan aktivitas fisik seperti berjalan dan bersepeda. Sebaiknya juga Anda lakukan untuk menjaga kesegaran tubuh. [mor]

#jantung #diet #mediteranian
BERITA TERKAIT
Nasi Kapau Ala Mintuo Suguhkan Cita Rasa Otentik
Riau Segera Susun Manajemen Krisis Kepariwisataan
(Wonderful Indonesia) Mitra Co-Branding Hydro Coco Gelar Turnamen Futsal
Dive Nobatkan Indonesia, Best Destination 2019
Lounge Baru Terminal 2 Soetta Manjakan Travellers
(Kemenparekraf) Sales Mission Singapura Promo Danau Toba-Mandalika
Kompetisi Bunga Internasional Libatkan Siswa SD

kembali ke atas