EKONOMI

Sabtu, 18 Februari 2012 | 11:03 WIB

Alami Overbought, Minyak Brent Melemah

Wahid Ma'ruf
Alami Overbought, Minyak Brent Melemah
Oilsm.com

INILAH.COM, New York - Minyak Brent melemah pada perdagangan Jumat (17/2/2012) dengan aksi ambil untung yang dilakukan investor, setelah menguat selama empat hari sebelumnya.

Harga minyak jenis Brent turun 53 sen menjadi US$119,58 per barel di London setelah sempat menembus level tertinggi sejak 15 Juni 2011 di US$120,70 per barel. Sementara minyak AS jenis light sweet menguat 93 sen menjadi US$103,24 per barel di New York.

Untuk pekan ini, minyak AS menguat US$4,57 per barel aau 4,6%. Ini memperbaiki kinerja sejak 23 Desember 2011 lalu. Kenaikan ini seiring dengan gerakan positif di bursa saham Wall Street.

Bursa saham Wall Street berakhir mixed pada perdagangan Jumat (17/2/2012), dengan aksi ambil untung setelah menguat tajam dalam pekan ini. Indeks Dow Jones naik 0,3% ke 12.949,87, indeks Nasdaq turun 0,2% ke 2.951, indeks S&P naik 0,2% ke 1.361.23. Selama pekan kedua bulan Februari 2012 ini, indeks Dow menguat 1,1%, indeks Nasdaq naik 1,6% dan indeks S&P naik 1,3%.

Perdagangan di New York Mercantile Exchange akan ditutup pada hari Senin (20/2/2012) besok untuk memperingati Hari Presiden. Data persediaan minyak AS akan dirilis American Petroleum Institute Rabu mendatang.

#minyak dunia #wall street #stok minyak as #emas #dola
BERITA TERKAIT
Bea Cukai Bareng Kastam Malaysia Jaga Selat Malaka
KLHK Ajak Generasi Muda Cinta Lingkungan
Bea Cukai Tarakan Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi
Seismik Laut 2D, Pertamina Investasi US$239 Juta
(Ciptakan SDM Unggul) Bea Cukai Lanjutkan Kerja Sama BPSDM Perhubungan
Bea Cukai Ajak BPPI KLHK, Cek Kayu Hitungan Menit
(Angkat Daya Saing) Pemerintah Ubah Aturan Fasilitas Gudang Berikat

kembali ke atas