METROPOLITAN

Senin, 20 Februari 2012 | 21:30 WIB
(Dongkrak Kelulusan)

DKI Himbau Sekolah Gelar Try Out 3 Kali

Wahyu Praditya Purnomo
DKI Himbau Sekolah Gelar Try Out 3 Kali
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto beritajakarta.com

INILAH.COM, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengimbau sekolah di jenjang pendidikan SD hingga SMA maupun SMK, untuk mengadakan try out minimal tiga kali hingga empat kali.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto, menjelaskan penyelenggaraan Try Out minimal tiga hingga empat kali, bertujuan untuk meningkatkan tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) 2012 melebihi dari tingkat kelulusan UN 2011 yang mencapai 99,22 persen.

"Dengan begitu, diharapkan calon peserta UN terbiasa dengan soal-soal ujian standar UN," kata Yudi dalam acara Launching media Jurnal Pendidikan di Balaikota DKI Jakarta, Senin (20/2/2012).

Pasalnya, lanjut Yudi, dengan diberikannya Try Out, akan memicu motivasi peserta didik dalam menghadapi dan menjawab soal-soal yang kemungkinan besar akan keluar dalam soal UN.

"Tidak hanya itu, dengan dilaksanakan tryout di sekolah, siswa juga diajarkan untuk menghadapi suasana UN, cara menjawab lembar jawasan UN serta mempersiapkan mentalnya untuk menghadapi ujian sesungguhnya," jelasnya.

Tidak berhenti di try out saja, lanjutnya, Disdik juga mengimbau kepala sekolah bersama guru untuk menganalisis hasil try out tersebut. Analisa dilakukan untuk melihat mata pelajaran mana yang menjadi kelemahan dan kekuatan siswa. Serta materi soal apa saja yang belum dipahami para peserta didiknya.

Berpijak dari hasil analisis tersebut, pihak sekolah bisa melakukan pendalaman materi pelajaran lebih intensif terhadap mata pelajaran yang lemah. Serta memperkuat kemampuan siswa pada mata pelajaran yang mendapatkan hasil yang bagus.

"Maka siswa bisa lebih mantap dalam menghadapi UN nantinya, karena sudah dibekali secara mendalam dan intensif. Sekolah harus terus mengisi bekal intelektual, dan mental serta spiritual siswanya agar tidak stress dalam mempersiapkan dan menghadapi UN," jelanya lagi.

Untuk mencegah terjadinya stress dalam diri siswa, Taufik meminta sekolah melakukan komunikasi secara kontinyu kepada orangtua peserta didik. Sebab mereka mempunyai peranan penting dalam hubungan emosional anak-anaknya. Paling tidak, orangtua dapat mengingatkan anaknya untuk menjaga keseimbangan dalam belajar dan istirahat.[bay]

#pemprov #dki
BERITA TERKAIT
BPRD Tagih Pajak ke Rumah Para Penunggak
(Operasi Zebra Jaya) Polisi Amankan 800 Kendaraan Bermasalah Pajak
BPN Kota Depok Tertibkan Warga Berdalih Verponding
Anies Temui Pembalab Formula E Asal Belgia
Banyak Nama Cawagub, Anies: Harus Bisa Kerja Sama
Prakiraan Cuaca Ibu Kota Hari Ini
Lagi, Prostitusi Berkedok Karaoke Ditutup Anies

kembali ke atas