PASAR MODAL

Senin, 20 Februari 2012 | 20:54 WIB

Wall Street Libur, Rayakan President's Day

Wahid Ma'ruf
Wall Street Libur, Rayakan President's Day
IST

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street hari Senin (20/2/2012) libur untuk memperingati Hari Presiden atau President's Day.

President's Day dilakukan untuk menghormati George Washington, presiden pertama AS. Peringatan dilakukan setiap hari Senin pekan ketiga di bulan Februari.

Namun bursa saham berjangka naik seiring dengan kebijakan bank sentral China memperlonggar persyaratan cadangan modal untuk perbankan. Hal ini sebagai langkah menggiatkan ekonomi China. Bank dan perusahaan asuransi akan menukarkan obligasi yang dimiliki sekitar 70% dari nilai aset. Demikian mengutip yahoofinance.com.

Sentimen positif dari China ini telah mendorong penguatan bursa saham Asia dan bursa saham Eropa. Selain ekspektasi pertemuan menkeu Uni Eropa hari ini di Brussels akan menyepakati bailout kedua untuk Yunani.

Bursa Asia mayoritas menguat seperti indeks Nikkei naik 1,08%, indeks Shanghai naik 0,25, indeks ASX naik Rp1,4%. Demikian juga dengan burs saham Eropa seperti indeks FTSE naik 0,7%, indeks DAX naik 1,3% dan indeks CAC naik 0,8%.

Pada akhir pekan lalu, Wall street bergerak mixed dengan indeks Dow Jones menguat 0,3%, indeks Nasdaq turun 0,2% dan indeks S&P naik 0,2%.

#wall street #laporan kuartal4 #utang eropa #dolar #em
BERITA TERKAIT
Jargas Kota Dumai Layani 4.743 Rumah Tangga
Inilah Manfaat Indosat Jual Tower Telekomunikasi
Inilah Potensi Negatif di Bursa Saham AS
Fed Sepakat Oktober Jadi Pemangkasan Terakhir?
Data Stok AS Naikkan Harga Minyak Berjangka
Harga Emas Berjangka Jauhi Level Tertinggi
Inilah Pemicu Pelemahan Bursa Saham AS

kembali ke atas