PASAR MODAL

Rabu, 22 Februari 2012 | 18:15 WIB

Bapepam: Jumah RDN Capai 132 Ribu

Agustina Melani
Bapepam: Jumah RDN Capai 132 Ribu

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida mengungkapkan, investor yang telah membuka rekening dana nasabah (RDN) sebesar 132.000 investor.

"Sudah 132.000 nasabah yang membukakan rekening dana nasabah per 31 Januari 2012. Semua formulir yang masuk tidak ada yang pending," ujar Nurhaida, Rabu (22/2/2012).

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah sub account yang tercatat sebesar 365.321 ribu per 31 Januari 2012. Selain data pengecualiaan investor yang tidak perlu membuka RDN sebanyak 51.691 yang terdiri dari nasabah MSOP/ESOP, nasabah IPO, nasabah EBU, dan potensial dormant/blocked.

Seperti diketahui, Bapepam-LK mewajibkan semua investor harus melakukan pemisahan rekening dana nasabah dengan perusahaan efek. Pemisahan tersebut mulai diberlakukan per 1 Februari 2012. Tetapi, Bapepam-LK memberi kelonggaran waktu 14 hari bagi perusahaan efek yang telah menyampaikan aplikasi pembukaan rekening baru kepada bank.

Dana nasabah yang belum masuk ke rekening terpisah itu untuk sementara akan disimpan di KSEI.Bila setelah tenggat waktu 21 Februari nanti masih ada nasabah yang belum memiliki RDI, broker dilarang menjalankan transaksi efek nasabah. [hid]

#rekening dana nasabah #rekening efek #rdi
BERITA TERKAIT
China Undang Delegasi AS ke Beijing?
Inilah Alasan BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5%
Bursa Saham AS Cermati Sikap Pejabat Fed
Bank DKI Salurkan Kredit UMKM Rp1,4 Triliun
Morgan Stanley Ragukan AS-China Capai Kesepakatan
Inilah Penggerak Bursa Saham Eropa
Sinar Mas Multiartha Beli 23% Saham Bima Finance

kembali ke atas