METROPOLITAN

Rabu, 22 Februari 2012 | 20:10 WIB

Istri Pendeta Dilaporkan ke Polisi Tuduhan Fitnah

Farhan Faris
Istri Pendeta Dilaporkan ke Polisi Tuduhan Fitnah
foto: Ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Istri Pendeta GL yang bernama RL, dilaporakan ke Polres Jakarta Pusat, dengan tuduhan fitnah dan mengancam seorang wanita bernama Leleany Jeaneruth.

Sebelumnya Leleany telah melaporkan Pendeta GL ke Mapolda Metro Jaya. Dalam laporan bernomor 215/1/2012/Dit Reskrimum/21 Januari, Leleany melaporkan telah mendapatkan pelecehan seksual dari Pendeta GL, dan kemudian dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat.

"Klient saya yaitu Leleany telah melaporkan kepada Polisi, tetapi atas laporannya Leleany malah mendapat fitnah dan kecaman dari terlapor yaitu RL yang merupakan kakak dari Leleany, atau istri dari Pendeta GL," ujar Kuasa Hukum Leleany, Yance Andreas Mada, (22/2/2012).

Yance menambahkan, Leleany juga mendapatkan ucapan yang tidak senonoh, cacian dan hinaan dari kakak kandungnya itu. Yance melajutkan, berdasarkan keterangan Leleany, peristiwa pelecehan seksual ini bermula ketika Leleany yang bekerja sebagai staff di salah satu organisasi keagamaan di daerah Thamrin City, Jakarta Pusat, pada bulan Februari 2011, diperintahkan untuk datang ke unit apartemen milik kakak iparnya yaitu GL suami dari RL.

"Tibanya di apartemen, Leleany yang memang memiliki kunci sendiri akhirnya dia langsung masuk. Kemudian tidak lama dia masuk kamar, tiba-tiba pemilik unit apartemen berinisial GL datang dan memerintahkannya untuk menyalakan pendingin ruangan. Lalu, GL tiba-tiba memeluk korban dari belakang hingga membuka pakaiannya, namun pada saat itu korban diketahui sedang datang bulan, akhirnya GL melepaskannya," jelas Yance.

Atas kejadian tersebut, korban merasa tidak nyaman dengan suasana kantor sehingga memutuskan untuk keluar dari pekerjaan. Bukan hanya itu, "pelapor juga sempat menceritakan kejadian tersebut kepada rekan kerjanya berinisial JM. Setelah itu, JM berusaha mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada R istri dari GL," ucapnya lagi.

Kemudian pada tanggal (29/12/2011) lalu, RL menghubungi pelapor sambil mencaci maki, kemudian dilaporkan ke polisi oleh Leleany. "Saat ini kami sudah buat laporan dan polisi harus tetap tindaklanjuti dengan pasal 311 KUH Pidana tentang fitnah. Untuk selanjutnya, kami akan mengawal terus perkembangannya hingga ke Pengadilan guna memperoleh keadilan seadil-adilnya," jelasnya.[bay]

#kriminal #pelecehan #seksual
BERITA TERKAIT
Bus Rombongan Posyandu Depok Terguling, 8 Tewas
Cabut Adipura! Pemkot Depok Abai dengan Kebersihan
Ombudsman: Ada 'Korupsi' di Proyek Alun-Alun Depok
Anies Buka Bulan Bulan K3
Jalan Berlubang di Ibukota Mulai Diperbaiki
Siang Ini Jaktim Dilanda Hujan Disertai Petir
30 Ribu E-KTP Belum Tercetak di Jakarta

kembali ke atas