PASAR MODAL

Jumat, 24 Februari 2012 | 16:14 WIB

IHSG Longsor, Posisi Spekulatif Menantang

Ahmad Munjin
IHSG Longsor, Posisi Spekulatif Menantang
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta Kelongsoran IHSG tak berhasil tembus support 3.890 yang membuka peluang target dari double top tersebut pada kisaran 3.750-3.775. Posisi spekulatif dinilai sangat menantang.

Pada perdagangan Jumat (24/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE) ditutup melemah hingga 64,25 poin atau 1,6% ke 3.894,56. Volume perdagangan mencapai 4,7 miliar saham senilai Rp5,3 triliun.

Pada penutupan perdagangan tercatat 238 saham melemah, 52 saham menguat dan 67 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp896,02 miliar dengan penjualan asing mencapai 2,8 triliun dan pembelian asing sebesar Rp1,9 triliun.

Indeks JII turun 11,6 poin ke 550,4, indeks ISSI turun 2,3 poin ke 130,42 dan indeks indeks saham unggulan LQ45 ^JKLQ45 turun 13,3 poin ke 671,65. Pelemahan terdalam terjadi di sektor perkebunan hingga 54,6 poin ke 2.234,24, disusul sektor aneka industri turun 40,7 ke 1.242.

IHSG gagal mengikuti penguatan bursa Asia seperti indeks Hang Seng yang naik 0,1%, indeks Nikkei naik 0,5%, indeks Shanghai naik 1,2%, indeks ASX naik Rp0,4%. Demikian juga dengan bursa Eropa menguat seperti indeks FTSE naik 0,2% ke 5.951,15, indeks CAC naik 0,6% ke 3.468 dan indeks DAX naik 0,7% ke 6.855,55.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan, jika tadi Anda sudah sempat belanja ketika IHSG turun lebih dari 100, dirinya mengucapkan selamat. Saya sih belum sempat beli karena saya masih terpaku dengan target double top dari IHSG, katanya di Jakarta, Jumat (24/2).

IHSG gagal tutup di bawah suport 3.890. Padahal, jika itu yang terjadi menandakan IHSG sudah membuka peluang target dari double top tersebut di kisaran 3.750-3.775. Karena itu, saya masih belum kepingin positioning dulu, ucapnya.

Dia menjelaskan, harga saham sebenarnya sudah mulai mendekati target jangka pendek. Antara lain, saham PT Astra Internasional (ASII.JK) di Rp64.000-67.500, dan PT United Tractor (UNTR.JK) di Rp25.000-26.000.

Dia menjelaskan, pada indeks regional juga masih belum terlihat adanya signal bearish. Posisi spekulatif memang menarik untuk dilakukan. Tapi, saya mau lihat hari Senin aja, siapa tahu IHSG masih mau ngejar dulu target double top-nya, imbuhnya.

Saham-saham yang menguat antara lain PTRO naik Rp1.150 ke Rp40.900, CNTX naik Rp400 ke Rp7.500, SUPR naik Rp225 ke Rp4.700, BFIN naik Rp150 ke Rp5.350, MYOH naik Rp125 ke Rp3.800, HRUM naik Rp100 ke Rp8.700, ISAT naik Rp100 ke Rp5.400.

Sementara saham-saham yang melemah antara lain saham ASII turun Rp2.600 ke Rp68.250, GGRM turun Rp1.700 ke Rp51.950, DSSA turun Rp900 ke Rp16.800, ITMG turun Rp900 ke Rp42.500, UNTR turun Rp700 ke Rp27.550, AALI turun Rp600 ke Rp21.450, SMGR turun Rp400 ke Rp10.850, AMFG turun Rp300 ke Rp6.300.

#ihsg #spekulatif #satrio utomo
BERITA TERKAIT
Energi AS, Dulu Kekurangan Sekarang Melimpah
Harga Minyak Berjangka Berakhir Terbatas
Inilah Pemicu Harga Emas Berjangka Jatuh
Ini Tuduhan Terbaru Trump tentang Kecurangan China
Bursa Saham AS Kurang Yakin Pernyataan Trump
China Bisa Segera Luncurkan Uang Digital
Bursa Saham AS Tunggu Pidato Trump

kembali ke atas