NASIONAL

Senin, 27 Februari 2012 | 22:14 WIB

Muncul di Pengadilan, Ali Mudhori Langsung Ditegur

Santi Andriani
Muncul di Pengadilan, Ali Mudhori Langsung Ditegur
Ali Mudhori inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta Ali Mudhori, saksi kunci kasus korupsi dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah (PPID) di Kemenakertrans akhirnya muncul di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2012) malam.

Ali yang sempat tiga kali mangkir dari panggilan sidang itu akhirnya memenuhi panggilan pengadilan. Namun, sebelum sidang dimulai, hakim langsung menegurnya dengan nada keras. Hakim kesal karena Ali baru hadir setelah dijemput paksa oleh KPK.

"Sebagai warga negara yang baik, seharusnya kan Anda nggak perlu dijemput," kata ketua majelis, Hendri Agusten.

Namun, Ali membantah dijemput paksa oleh KPK. Ia menyatakan datang sendiri diantar oleh istrinya. Ia juga membantah mangkir dari panggilan pengadilan. "Jadi saya punya alasan medis ada pembengkakan jantung saya. Ada alasan medisnya. Kalau dipaksa malah saya nggak bisa memberi keterangan. Ini lihat bukti-bukti foto saya selama saya dirawat," kata Ali sambil menunjukkan foto rekam medis dan foto saat ia terbaring di rumah sakit.

Ali bersama Fauzi (mantan anggota tim asistensi Menakertrans), Sindu Malik (mantan pegawai Kementerian Keuangan), pengusaha Iskandar Pasojo (Acos), dan Dhani Nawawi disebut-disebut terlibat kasus suap PPID. Mereka diduga mengatur lalu lintas uang komisi atau fee dari pengusaha Dharnawati ke Kemenakertrans. [tjs]

#ali mudhori #ppid #kemenakertrans
BERITA TERKAIT
Belasan Pasangan Lansia Ikuti Nikah Massal
(Alasan SOKSI Jagokan Bamsoet) Kaderisasi Golkar Mati di Era Airlangga
Jokowi Singgung Ekspor, Anies Bahas CRM
KPK Minta Interpol Ikut Cari Sjamsul Nursalim
Ketum FKPPI: Golkar Butuh Terobosan Bamsoet
KPK Panggil Dirut Petrokimia Gresik
(Alasan Pemuda Pancasila Dukung Bamsoet) Airlangga Jalankan Kepemimpinan Elitis

kembali ke atas