EKONOMI

Kamis, 01 Maret 2012 | 21:15 WIB

Esemka Dua Kali Gagal Uji Tipe Kendaraan

Laela Zahra
Esemka Dua Kali Gagal Uji Tipe Kendaraan
inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Solo, Jawa Tengah, masih harus bekerja keras lagi memperbaiki mobil hasil karyanya.

Mobil ini masih belum dikategorikan layak jalan. Kementerian Perhubungan mengumumkan, mobil kebanggan Walikota Solo Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi, dinyatakan gagal uji emisi. Uji emisi merupakan bagian dari proses uji tipe kendaraan untuk dinyatakan layak jalan.

Kementerian Perhubungan merupakan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan, untuk menerbitkan sertifikat uji tipe kendaraan. Namun hasilnya Esmeka masih memerlukan banyak perbaikan untuk dapat layak jalan. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan menjelaskan, kegagalan Esemka bukan yang pertama kalinya dalam menjalani uji tipe kendaraan.

Pada tahun 2010, Esemka pernah mengajukan uji tipe kendaraan terhadap lampu kendaraan. Hasilnya, lampu mobil tersebut tidak memenuhi syarat berlaku dalam menghasilkan sinar. "Sekarang dia belum mengajukan uji baru tentang lampunya, karena tahun 2010 dia pernah menguji tipe terhadap lampu mobil. Lampunya masih belum memenuhi standar," kata Bambang kepada INILAH.COM di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Dia menjelaskan, menurut standar yang diatur dalam Undang-Undang Lalulintas, lampu besar mobil harus menghasilkan sinar minimal 12 ribu CD. Namun mobil Esemka hanya menghasilan 10.900 CD pada lampu kanan, dan 6.700 CD pada lampu kiri. "Tahun ini belum uji layak jalan lagi," kata Bambang.

Hingga saat ini Kementerian Perhubungan belum bisa menerbitkan sertifikat uji tipe terhadap mobil nasional tersebut. Artinya, mobil tersebut juga belum memiliki kelayakan jalan.Esemka, kata Bambang, harus memperbaiki lagi kualitas kendaraannya, terutama pada dua hal yang telah dinyatakan gagal uji tipe kendaraan, yakni pada lampu mobil dan emisi gas buang. [cms]

#esemka #uji kendaraan #kementerian perhubungan #bamb
BERITA TERKAIT
Arya: Maling Duit Jiwasraya Harus Diadili
Produksi Migas, Pertamina Optimis 910 Ribu MBOEPD
Inilah Harapan Menteri Siti untuk Anggota Pramuka
Industri Oleokimia Melesat Perlu Dukungan Negara
Pemerintah Diminta Sosialisasi Asuransi Pertanian
Bea Cukai Karimun Gagalkan Penyelundupan Narkoba
(Salatiga) Mentan Syahrul Tinjau Rumah Prosesing Sarang Walet

kembali ke atas