PASAR MODAL

Kamis, 01 Maret 2012 | 20:42 WIB

Wall Street Berpotensi Flat

Wahid Ma'ruf
Wall Street Berpotensi Flat
guardian.co.uk

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street pada perdagangan Kamis (1/3/2012) diprediksi akan flat menjelang data pengangguran pada pekan ini.

Data ekonomi yang akan menjadi fokus pasar adalah rilis Departemen Tenaga Kerja tentang klaim tunjangan pengangguran untuk pekan terakhir per 25 Februari 2012. Analis memperkirakan terjadi 355.000 pengajuan baru atau naik dari pekan sebelumnya 351.000.

Data lain adalah soal pendapatan pribadi dan angka pengeluaran pada bulan Januari. Analis memprediksi pendapatan naik 0,4% untuk bulan Januari. atau turun 0,5% dari bulan Desember 2011. Sementara untuk belanja meningkat 0,4% pada bulan Januari.

Pada Kamis siang waktu AS, akan dirilis data indeks manufaktur Februari dari the Institute for Supply Management. Analis memprediksi mencapai 54,7 dari 54,1 di bulan Januari. Data lain soal pengeluaran pemerintah untuk konstruksi bulan Januari dengan prediksi akan naik 1% setelah naik 1,5% pada bulan Desember 2011.

Gubernur The Fed, Ben Bernanke akan menyampaikan ulasan ekonomi lagi di hadapan Senat AS. Walaupun diprediksi akan seperti saat presentasi di hadapan Kongres AS, Rabu kemarin.

Di harapan Kongres AS, Gubernur Fed, Ben Bernanke mengingatkan anggota perlemen AS untuk mengamati data ekonomi makro setelah tingkat pengangguran mengalami perbaikan. Dengan demikian belum penting melakukan stimulus ekonomi. Pernyataan Bernanke memupuskan harapan beberapa langkah stimulus ekonomi.

Bursa Asia memerah seperti indeks Hang Seng turun 1,3%, indeks Nikkei turun 0,1%, indeks Shanghai turun 0,1%, indeks ASX turun 1%. Bursa Eropa bergerak naik seperti indeks FTSE naik 0,2%, indeks DAX naik 0,075 dan indeks CAC naik 0,9%.

#wall street #laporan kuartal4 #utang eropa #dolar #em
BERITA TERKAIT
Energi AS, Dulu Kekurangan Sekarang Melimpah
PT Surya Toto Siapkan Rp30,9 Milar Bagi Dividen
Harga Minyak Berjangka Berakhir Terbatas
PGN Raih 3 Penghargaan MarCom Awards 2019
Inilah Pemicu Harga Emas Berjangka Jatuh
Ini Tuduhan Terbaru Trump tentang Kecurangan China
Bursa Saham AS Kurang Yakin Pernyataan Trump

kembali ke atas