GAYA HIDUP

Jumat, 02 Maret 2012 | 11:30 WIB

5 Iklan Fesyen Paling Kontroversial

Dahlia Krisnamurti
5 Iklan Fesyen Paling Kontroversial
IST

INILAH.COM,Jakarta - Sensasi dan kontroversi memang selalu identik dengan iklan atau kampanye sebuah produk baru.

Suka atau tidak, hal ini sengaja dilakukan oleh setiap rumah mode atau brand papan atas dunia untuk menaikkan 'pamor' agar penjualan produk terbarunya meroket.

Nah, seperti dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa iklan fesyen yang banyak mengandung kontroversi.

Gucci Pubic Enemy Campaign, 2003

Tom Ford yang waktu itu masih menjabat sebagai creative director memang sangat berani mengekspresikan gairah seksual pada setiap kampanyenya.

Namun pada era itu Tom Ford berhasil membangkitkan kembali image Gucci dan justru berhasil menjadi incaran banyak perempuan. Sekali lagi, sex sells!

Tom Ford For Man Fragrance Campaign, 2007

Tom Ford kembali menciptakan kontroversi pada saat melansir kampanye parfum untuk prianya yang dikerjakan oleh Terry Richardson. Botol parfum ini diletakkan di antara dada sang model, di tengah selangkangan dan juga terletak di depan vagina.

Saking hebohnya kampanye ini sempat dilarang masuk ke beberapa negara. Namun ini tidak langsung membuat Tom Ford takut. Untuk beberapa kampanye ke depan dia masih tetap menjual image yang sensual.

Marc Jacobs Campaign, 2008

Pada iklan ini, Marc Jacobs bisa membuat Victoria Beckham tampil jelek dengan menenggelamkan dia dalam kantung plastik dan hanya memperbolehkan kaki dan sepatunya yang beraksi.

Selain itu Victoria juga terlihat sedang merangkak keluar kantung, dipasangkan gantungan baju dan juga dibuat seolah dia adalah boneka.

Komentar Victoria tentang 'ejekan' Jacobs ini, "If you can't get locked inside a Marc Jacobs store, then trapped inside a Marc bag has got to be the next best thing."

YSL Opium Perfume Campaign, 2009

Sekali lagi ide kampanye Tom Ford mengundang kontroversi, bagaimana tidak ia menyuruh Sophie Dahl tidur terlentang hanya memakai sepatu heels warna emas, kalung dan beralaskan karpet beludru.

Kampanye yang dibidik oleh Steven Meisel untuk parfum Opium lansiran YSL meraih predikat iklan yang paling banyak diprotes oleh masyarakat dalam kurun waktu lima tahun karena dianggap sangat merendahkan figur perempuan.

Akhirnya kampanye itu hanya boleh muncul di majalah fashion karena dianggap sebagai wadah yang tepat. Meskipun penuh kontroversi tapi ini justru membuat publik semakin penasaran bukan?

Benetton 'Unhate' Campaign, 2011

Pada iklan Benneton Unhate, Presiden Obama berciuman dengan Presiden Venezuela Hugo Chaves, Mahmoud Abbas berciuman dengan Benjamin Netanyahu, dan terakhir kanselir Jerman, Angela Merkel berciuman dengan PM Prancis Nicolas Sarkozy.

Tentu saja kampanye ini hasil editan photoshop tapi ini sampai mengundang kritik tajam dari Gedung Putih. Maksud Benetton di balik kampanye ini adalah mengusung tema brotherhood lewat para pemimpin dunia. [mor]

#iklan fesyen #benneton
BERITA TERKAIT
Sajian Acara Hiburan di Jakarta Fair Kemayoran
Jakarta Fair Kemayoran Sajikan Pameran Multiproduk
Jakarta Fair Kemayoran 2019 Siap Digelar
Couple Preneur Ini Sukses dengan Kiciks Muslimah
Poltekpar Medan Gelar Gebyar Kuliah Ramadan
Poltekpar Lombok Gandeng Kedubes Prancis
Putuskan Mata Rantai Talasemia

kembali ke atas