NASIONAL

Rabu, 07 Maret 2012 | 23:45 WIB

Kepercayaan Publik Terhadap SBY Kian Rontok

Anton Hartono
Kepercayaan Publik Terhadap SBY Kian Rontok
Presiden republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Buruknya pemerintah RI yang disebabkan oleh elit-elit politik khususnya Partai Demokrat (PD), mengakibatkan kepercayaan publik terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kian rontok. Karena itu Sekretaris Jenderal The Founding Fathers House (FFH), Syahrial Nasution meminta presiden untuk segera menindak kabinetnya.

Pasalnya jika hal itu didiamkan, maka akan menjadi beban dan semakin merontokkan wibawa pemerintah di mata rakyatnya sendiri. Terlebih, setiap hari informasi yang berkembang di masyarakat masih berfokus pada persoalan kasus korupsi dan kekerasan di tengah masyarakat. Ditambah lagi dengan rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan Bakar Minyak (BBM).

"Persoalan itu akan terus membebani SBY, Baik menteri maupun elit PD tidak mampu mengelola program isu yang kuat untuk mengimbangi isu-isu negatif yang terus mendera SBY," tukasnya.

Ia mencontohkan beberapa kasus yang terus dipertontonkan para elit PD yang merupakan partai penyokong utama pemerintah, mulai dari kasus yang melilit elite Partai Demokrat hingga wacana yang dikembangkan Wakil Sekjen PD Ramadhan Pohan soal keterkaitan Wiranto dalam persidangan kasus Nazaruddin.

"Media massa belum melirik adanya isu genuine yang mampu mengangkat nama pemerintah di mata rakyat. Sehingga memunculkan harapan yang lebih besar. Unsur pesimisme seperti dugaan keterlibatan elite-elite politik dalam kasus hukum, korupsi, justru menjadi santapan utama media," tambahnya. [mah]

#sby #kepercayaan #publik #rontok
BERITA TERKAIT
Demokrat: Pidato Prabowo Tak Serang Pribadi Jokowi
SBY Yakin Kemungkinan Prabowo Ingkari Janji Kecil
Prabowo-SBY Sepaham dengan Suasana Ketidakadilan
Jelang Debat, Prabowo-Sandi akan Kembali Temui SBY
Ini Wejangan SBY untuk Prabowo-Sandi
Prabowo-Sandi Bahas Visi Misi Bersama SBY
Usai Temui SBY, Prabowo-Sandi Enggan Komentar

ke atas