PASAR MODAL

Jumat, 09 Maret 2012 | 17:28 WIB

Gaji Bankir di Asia Naik 2 Kali Bankir AS

Charles MS
Gaji Bankir di Asia Naik 2 Kali Bankir AS
IST

INILAH.COM, Jakarta - Gaji bankir di Asia tumbuh dua kali lebih cepat dari bankir Amerika Serikat tahun ini, menurut sebuah survei industri, memperlebar perbedaan kenaikan gaji dan memperkuat Asia sebagai salah satu pasar perekrutan terpanas tapi paling mahal.

Gaji di Eropa dan di tempat lain di sektor keuangan juga cenderung meningkat pada tahun 2012 tetapi kecepatan jauh lebih lambat daripada di Asia dan bukan untuk kepala eksekutif Bank, sebuah survei oleh konsultasi sumber daya manusia Mercer seperti dikutip dari laman CNBC.com.

Bank fokus Asia seperti HSBC dan Standard Chartered mulai merasakan kesulitan dari naiknya tagihan gaji tahun lalu ketika mereka melakukan ekspansi wilayah untuk memperkuat modal dan tingkat pertumbuhan yang kuat.

Standard Chartered menaikkan 15% gaji staf akibat berkompetisi untuk merekrut dan mempertahankan eksekutif. Tren ini sepertinya akan berlanjut tahun depan. Gaji mereka yang bekerja di institusi keuangan di Asia diperkirakan naik rata-rata 5 persen pada tahun 2012, hasil temuan Mercer, sebuah kenaikan yang lebih besar daripada 2011 ketika gaji rata-rata naik mendekati 4,5 persen.

Di Amerika Serikat dan EMEA, kenaikan gaji diperkirakan masing-masing mencapai 2,5 persen dan 2 persen, setara dengan tingkat pertumbuhan 2011. Kelompok yang disurvei terhadap 63 perusahaan pada Desember 2011, sebagian besar adalah bank. Seperempatnya adalah perusahaan asuransi. Sebagian besar perusahaan-perusahaan yang dihubungi di Asia Pasifik berbasis di Hong Kong, Australia, dan China.

Dasar gaji, secara historis tidak merupakan bagian besar investasi paket kompensasi bankir, telah meningkat secara dramatis setelah regulator menunrunkan secara drastis struktur bonus di tengah kebangkitan krisis keuangan.

Di banyak bank investasi tersohor, gaji berlipat ganda setelah tahun 2009, dengan para eksekutif senior mendapatkan hingga 300.000 pound (US$471.200) untuk gaji pokok. Hal ini telah membuat gaji menjadi faktor penting untuk mempertahankan dan merekrut staf, dan bank-bank internasional di Asia misalnya bersaing dengan perusahaan lokal atas dasar ini.

De tengah bangkitnya krisis keuangan, bonus masih menjadi fokus besar untuk regulator, politisi dan media, tetapi setengah perusahaan yang disurvei oleh Mercer mengatakan mereka tidak berencana untuk mengubah cara pembayaran bonus mereka yang sduah terstruktur.

Hanya 10% dari perusahaan melihat perubahan bonus mengatakan mereka sedang mempertimbangkan mengurangi pembayaran maksimum dalam rencana bonus tahunan mereka. Bank-bank ini mengatakan mereka akan meninjau pembayaran bonus dan mengatakan mereka akan melihat langkah-langkah kinerja seperti penghargaan yang didasarkan pada pengenalan kondisi yang memungkinkan mereka untuk mengambil kembali bonus.

Bank-bank di Inggris pada khususnya tetap di bawah tekanan kuat untuk mengekang imbalan. Lloyds Inggris dan HSBC di antara mereka yang mengambil bonus kembali dari staf tahun ini.

Di tempat lain di sektor pemotongan besar pembayaran bonus sedang ditangguhkan dan dibayar dengan saham bukan uang tunai dimuka. Meskipun struktur telah berubah, ukuran penghargaan masih menjadi titik yang diperdebatkan, terutama di Eropa.

Kebanyakan bank investasi dilanda kekacauan di zona euro pada tahun lalu, memotong bonus untuk tahun 2011, dan rasio bonus untuk pendapatan dan bonus untuk profit pre-tax jatuh dari tahun 2010-2011.

Staf yang disebut peran dalam mengendalikan seperti manajemen risiko, audit dan kepatuhan, kemungkinan menerima kenaikan rata-rata terbesar di tahun 2012. Staf ini bisa dibayar naik lebih dari 3%.

#gaji bankir asia #Mercer
BERITA TERKAIT
SMP Binaan AALI Mampu Berprestasi Skala Nasional
Buffett Kurangi Saham Apple, Beli Saham Tambang
Permintaan Minyak Mentah Naik Jadi 1,1 Juta Barel
Wow! Utang Global Kian Naik Jadi US$250 Triliun
Isu Perang Tarif Bawa Harga Minyak Naik Hampir 2%
Rekor di Bursa Saham Tekan Harga Emas
Dow Manfaatkan Pernyataan Kudlow Cetak Rekor Lagi

kembali ke atas