BOLA

Jumat, 09 Maret 2012 | 21:39 WIB
(Final Hassanal Bolkiah Cup 2012)

Indonesia Kalah Lagi, Tumbang di Tangan Brunei

Boy Leonard Pasaribu
Indonesia Kalah Lagi, Tumbang di Tangan Brunei
IST

INILAH.COM, Bandar Seri Begawan - Indonesia kesulitan menembus pertahanan berlapis Brunei Darussalam dan takluk di final Hassanal Bolkiah Trophy 2012 di Stadion Nasional Hasssanal Bolkiah, Jumat (9/3/12).

Brunei Darussalam memberikan kejutan di awal-awal pertandingan. Mohd Najib Tarif dkk memberikan pressing ketat. Empat pemain sejajar mereka naik hingga tinggal sekitar dua meter di belakang garis tengah.

Brunei juga yang membuka peluang pertama. Lewat serangan balik, Adi Said melepaskan tendangan di dalam kotak penalti namun masih terlalu lemah dan mudah dihentikan kiper Aji Saka.

Andik Vermansyah dkk mulai bermain lepas memasuki menit kedelapan. Serangan pertama lewat Josua Pahabol dihentikan wasit karena penyerang Semen Padang itu melakukan pelanggaran.

Timnas Indonesia unggul secara teknik atas Brunei, namun tuan rumah tampak lebih matang dalam menerapkan taktik dasar 4-4-2. Tim besutan pelatih Kwon Oh-son itu lebih berimbang saat menyerang maupun bertahan dan melancarkan serangan balik.

Menit ke-21, tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti sempat membuat kiper Brunei kewalahan. Sayang, bola muntah lebih dulu diamankan kiper Fakhrul, dibandingkan sambaran Josua Pahabol.

Indonesia lagi-lagi mencoba peluang lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-23. Kali ini tendangan Miko masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh Fakhrul.

Indonesia kesulitan menembus pertahanan berlapis yang diterapkan Brunei, sementara Brunei beberapa kali mengancam lewat serangan balik, memanfaatkan kesalahan-kesalahan pemain Indonesia di daerah sendiri. Beruntung, penyelesaian Adi Said Cs masih kurang sempurna.

Satu menit jelang laga usai, Brunei mengancam. Pemain sayap kiri berhasil menusuk hingga ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan terarah. Namun Aji Saka sigap menepis dan mengamankan bola. Hingga babak pertama usai, hasil imbang tanpa gol tetap bertahan.

Baru dua menit babak kedua berjalan, Indonesia kebobolan lewat gol yang dicetak Mohd Aminuddin Zakwan Tahir.

Brunei melakukan serangan balik lewat sayap, hanya beberapa saat setelah Andik Vermansyah mengambil tendangan pojok. Lewat sayap kiri, umpan silang Brunei disambut dengan tendangan first time Aminuddin, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Usai mencetak gol, tuan rumah sedikit mengubah fokusnya pada pertahanan. Indonesia pun semakin kesulitan membongkar pertahanan Brunei. Sebuah percobaan dari luar kotak penalti dilepas Kurniawan di pertengahan babak kedua, namun masih tipis di samping tiang kanan gawang Fakhrul.

Kiper Indonesia Aji Saka harus memungut bola dari jalanya sendiri untuk kedua kalinya akibat gol yang dicetak penyerang Brunei Darussalam, Adi Said.

Lewat serangan balik, Adi Said lolos jebakan offside dan berhasil mengecoh satu bek tengah Indonesia, menusuk ke kotak penalti dari sayap kiri. Tendangannya ke sudut sempit tak mampu dihalau Aji Saka dan berbuah gol. Tampilan papan skor pun berubah menjadi 2-0 untuk Brunei.

Indonesia mendapat dua peluang setelah gol tersebut. Sundulan Abdul Kamil masih bisa ditangkap kiper lawan, sementara tendangan Andik dari dalam kotak penalti masih melambung.

Tujuh menit sebelum laga usai, Indonesia mendapat peluang lewat sundulan Husin, namun masih terlalu tinggi di atas mistar. Sementara Indonesia nyaris kebobolan dua menit kemudian, kembali lewat serangan balik. Najib Tarif berhasil melewati bek tengah Indonesia. Tendangannya dari dalam kotak penalti masih menghantam mistar gawang.

Permainan Indonesia tak juga berkembang, sementara Brunei bermain lebih lepas memasuki akhir pertandingan. Beberapa kali pemain mereka memperlihatkan aksi individu melewati pemain Indonesia. Hingga laga usai, kedudukan 2-0 untuk Brunei tetap bertahan.

Daftar susunan pemain:

Brunei Darussalam: Mohd Fakhrul Zulhazmi Yussof; Mohd Afi Aminuddin, Abdul Muiz Sisa, Hazwan Hamzah, Mohd Azri Zahari; Mohd Hendra Azam Idris (Reduan Hj Petara), Mohd Nurikhwan Othman, Mohd Najib Tarif , Mohd Aminuddin Zakwan Tahir; Adi Said, Mohd Azwan Ali Rahman. Pelatih: Kwon Oh-Son.

Indonesia: Aji Saka; Syaiful Indra Cahya, Achmad Faris Ardiansyah, Agus Nova Wiantara, Samsul Arifin; Nurmufid Fastabiqul Khairot (Husin J. Rahaningmas), Ridwan Awaludin (Abdul Kamil Sembiring), Kurniawan; Miko Ardiyanto (Fadhli M), Andik Vermansyah , Yosua Pahabol. Pelatih: Widodo C. Putro.

#brunei #indonesia #hbt #andik #widodo
BERITA TERKAIT
3 Pemain Indonesia Masuk Best Team SEA Games 2019
(Sepakbola Putra SEA Games 2019) Komentar Pelatih Usai Indonesia Dikalahkan Vietnam
(Sepakbola Putra SEA Games 2019) Kalah 0-3 dari Vietnam, Indonesia Gagal Emas
Garuda Muda Siap Cetak Sejarah di SEA Games 2019
(SEA Games 2019) Jadwal Siaran Langsung Final Indonesia vs Vietnam
Dua Blunder, Indra Sjafri Enggan Salahkan Pemain
Taklukkan Myanmar, Ini Kata Indra Sjafri

kembali ke atas