METROPOLITAN

Sabtu, 10 Maret 2012 | 02:14 WIB

Timsus Faisal-Biem Anggap Verifikasi Merepotkan

Wahyu Praditya Purnomo
Timsus Faisal-Biem Anggap Verifikasi Merepotkan
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Sebanyak separuh dukungan terhadap bakal calon gubernur DKI independen, Faisal Basri-Biem Benjamin, dianggap gugur dalam proses verifikasi faktual dukungan. Tim sukses pemenangan Faisal-Biem menuding prosedur verifikasi yang dilakukan KPU menyulitkan.

Manajer Kampanye Pasangan Independen Faisal Basri-Biem Benjamin, Tosca Santoso, mengatakan, prosedur verifikasi yang mengharuskan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), bertemu secara fisik dengan pemberi dukungan, menyebabkan banyaknya suara yang gugur.

"Kami serahkan sekitar 468.000 dukungan. Lima puluh persennya dianggap gagal. Karena peraturan dalam verifikasi mengatakan, jika tidak ketemu banyak suara yang digugurkan. Ini yang paling berat saya kira," kata Tosca di Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Dirinya mencontohkan, sejumlah 683 suara dari total 1.485 dukungan untuk Faisal-Biem di Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara, dianggap gugur karena pemberi dukungan tidak hadir ke PPS. Sedangkan 132 suara di kelurahan itu dianggap gagal karena alamat pemberi dukungan tidak ditemukan dalam proses verifikasi.

Dirinya mempertanyakan apakah KPUD benar-benar mengirimkan undangan bagi pemberi dukungan untuk hadir di kelurahan untuk proses verifikasi mengingat banyaknya jumlah pendukung yang tidak hadir di kelurahan.

Seperti diketahui, pasangan bakal calon independen setidaknya memiliki dukungan minimal 407.340 untuk bisa mendaftarkan sebagai kandidat gubernur di KPUD. Rencananya, setelah proses verifikasi dilakukan selama dua pekan, KPU D akan mengumumkan jumlah dukungan terverifikasi pada Senin (12/3/2012) esok.

#faisal #biem #verifikasi
BERITA TERKAIT
Ombudsman: Ada 'Korupsi' di Proyek Alun-Alun Depok
Anies Buka Bulan Bulan K3
Jalan Berlubang di Ibukota Mulai Diperbaiki
Siang Ini Jaktim Dilanda Hujan Disertai Petir
30 Ribu E-KTP Belum Tercetak di Jakarta
Siang Ini Jaksel-Jaktim Hujan Disertai Petir
(Minta Maaf) Pelapor Bantah Diperas Kasat Reskrim Jaksel

kembali ke atas