NASIONAL

Sabtu, 10 Maret 2012 | 16:18 WIB

2 Bonek Masih Dirawat Intensif

2 Bonek Masih Dirawat Intensif
beritajatim.com

INILAH.COM, Lamongan - Dua pendukung Persebaya alias Bonek, hingga kini masih dirawat intensif di RS Muhammadiyah Lamongan. Dua supporter yang dirawat masing-masing adalah Ahmad Ali Imron (17), warga Indrosono, Semampir Surabaya dan satu lagi belum diketahui identitasnya yang kritis.

Menurut Kastijan (61), orang tua Ahmad Ali Imron mengatakan anaknya memang berangkat nonton bola tanpa izin. "Anak saya mengalami luka di bagian kepala karena tersangkut kabel meski saat ini kondisinya mulai stabil," katanya, Sabtu (10/03/2012).

Sementara itu, Ahmad Ali Imron mengaku dirinya memang niat berangkat ke Bojonegoro dengan menumpang kereta api peti kemas bersama rekan-rekannya.

Dalam penuturannya, memang ada 10 bonek yang naik di atas kereta api. Bahkan, saat memasuki daerah Pucuk, Lamongan, dirinya bersama bonek lainnya sempat terlibat saling lempar dengan warga di sepanjang perlintasan.

"Saat ada lemparan itu tiba-tiba kepala saya tersangkut kabel dan seketika jatuh kendati sempat sadar dan kemudian diantar polisi ke rumah sakit," ujarnya.

Menurut Ali Imron, selain dirinya masih ada lagi 500 bonek yang naik kereta api. Bahkan, dari 500 orang itu beberapa di antaranya sudah menyiapkan batu yang ditaruh di dalam tas untuk berjaga-jaga sewaktu ada penyerangan.

"Leher saya masih sakit mas meski sekarang kepala saya agak terasa sakit akibat jatuh," tuturnya.

Jumlah Bonek yang meninggal dunia sebanyak empat orang. Satu Bonek yang meninggal di Bojonegoro, mengalami luka dalam di bagian kepala dan tulang belakang akibat terkena lemparan saat di Lamongan.

Sedangkan tiga lainnya yang meninggal di Lamongan, semuanya karena terjatuh dari kereta. [beritajatim.com]

#bonek
BERITA TERKAIT
Prabowo Bahas Kerjasama Pertahanan dengan Rusia
Sekolah Diserang Ulat Bulu, Murid Dipulangkan
Satpol PP Razia Kos, Wanita Ini Ngumpet di Lemari
Kombes Argo Yuwono Resmi Jabat Karo Penmas Polri
KPK Panggil Politikus PAN Soal Suap Pesawat Garuda
Perlu Pemahaman Menyoal Radikalisme-Deradikalisme
Enam Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Cirebon

kembali ke atas