METROPOLITAN

Rabu, 14 Maret 2012 | 23:33 WIB

Diduga Provokator, Polisi Amankan Enam Mahasiswa

Wahyu Praditya Purnomo
Diduga Provokator, Polisi Amankan Enam Mahasiswa
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Kepolisian Sektor (Polsek) Jakarta Pusat, menahan enam mahasiswa yang diduga sebagai provokator dalam kericuhan aksi penolakan BBM yang digelar di depan kampus UKI, Salemba, Rabu (14/3/2012) malam.

Kapala bagian Operasi (Kabag Ops), Polrestro Jakarta Pusat, AKBP Irsan, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, enam mahasiswa yang diamankan polisi, diduga sebagai provokator aksi penolakan kenaikan BBM yang berakhir ricuh.

"Enam mahasiswa ditahan di Polres pusat. Diduga mereka sebagai provokator dalam aksi tersebut. Karena mereka melakukan penutupan jalan," kata Irsan.

Diberitakan sebelumnya, mahasiswa UKI melakukan aksi penolakan terkait rencana kenaikan harga BBM, di depan kampus UKI, Salemba. Lantaran mahasiswa melakukan penutupan jalan, aksi tersebut pun diakhiri kericuhan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian.

Sementara disaat bersamaan, Markas HMI yang terletak di Cilosari 17, Cikini, Jakarta Pusat, digeledah aparat kepolisian. Aksi pengamanan lapangan yang dilakukan pihak kepolisian ini, berbuntut penangkapan tiga kader HMI. "Tiga orang kader HMI ditodongkan senjata tanpa alasan yang jelas," ungkap Wasekum PTKP Badko HMI Jabodetabeka-Banten, Alfian Ramadhani.[dit]

#bbm #mahasiswa #tolak
BERITA TERKAIT
Momen Pengembalian 17.800 Telur ke Lions Club
Fitnah Anies, Warga Tanah Merah Laporkan Akun Ini
Polemik Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Buka Suara
Jelang Imlek, Waspadai 17 Titik Banjir di Jakarta
Kata Anies Soal Dirut Transjakarta Lama dan Baru
Bebas Virus Corona, Dinkes DKI Tetap Waspada
Pemprov DKI Bebaskan Pajak BBNKB

kembali ke atas