NASIONAL

Jumat, 23 Maret 2012 | 01:05 WIB

Penyuap Jaksa Sistoyo Dituntut 3 Tahun Penjara

Jaka Permana
Penyuap Jaksa Sistoyo Dituntut 3 Tahun Penjara
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Bandung - Dua orang penyuap Jaksa Sistoyo, Edward M Bunjamin dan Anton Bambang Hadyono dituntut tiga tahun penjara. Dua terdakwa yang diduga menyuap Jaksa nonaktif Sistoyo senilai Rp100 juta itu diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memberikan denda Rp100 juta subsider kurungan 3 bulan penjara.

"Terdakwa satu (Edward) dan terdakwa dua (Anton) dituntut melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a juncto 55 UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU No 31 Tahun 1999 pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana. Menuntut agar Pengadilan Tipikor memutuskan dan menyatakan bahwa terdakwa 1 dan 2 terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi," kata Jaksa penuntut KPK dalam pembacaan berkas tuntutan di Pengadilan Tipikor Bandung Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Kamis (22/3/2012).

Berkas tuntutan tersebut dibacakan oleh Jaksa KPK yakni Iskandar M, Sigit Wasiso, dan Zulkarnaen. Menurut Jaksa, dalam fakta persidangan dua terdakwa berusaha menyuap terdakwa Sistoyo. Saat itu Sistoyo sedang menjabat sebagai Jaksa di Kejari Cibinong. Dia ditangkap tangan KPK karena suap Rp100 juta pada 21 November 2012 lalu.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Singgih Budi Prakoso ini dimulai sekitar pukul 13.35 WIB. Dua terdakwa tampak tenang mendengar pembacaan tuntutan dari JPU KPK di ruang sidang utama PN Bandung. Jaksa Sistoyo tertangkap tangan oleh KPK bersama kedua terdakwa. Mereka ditangkap di halaman parkir Pengadilan Negeri Cibinong dengan barang bukti uang tunai Rp 100 juta yang diduga digunakan untuk menyuap Sistoyo. [gus]

#suap #jaksa #sistoyo
BERITA TERKAIT
Usai Vonis Bebas, Sofyan Resmi Keluar Tahanan
Jaksa KPK Kaget Sofyan Basir Divonis Bebas
Said Didu : Saatnya Tandai Akun Ahoker
Identitas Pengacung Pistol Diketahui Polisi
Petinggi 2 PT ini Jadi TSK di KPK
KPK Cecar Lukman Hakim Soal Pengelolaan Haji
Indonesia Hadapi Ancaman Serius Berbangsa-Negara

kembali ke atas