NASIONAL

Jumat, 07 Juni 2013 | 14:19 WIB

SBY Harus Sadar Diperdaya PKS

Agus Rahmat
SBY Harus Sadar Diperdaya PKS
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto : inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus sadar kalau selama ini dimanfaatkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Untuk itu, tidak ada alasan bagi SBY untuk mempertahankan PKS.

Demikian dikatakan oleh pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Saleh Daulay. Menurut Saleh, sikap mendua PKS adalah bukti kalau PKS memanfaatkan SBY.

"Ketidaktegasan SBY selama ini betul-betul dimanfaatkan oleh PKS. Menurut mereka, walaupun mereka menolak kebijakan pemerintah, toh tidak akan ada sanksi tegas yang akan dijatuhkan," ujar Saleh kepada INILAH.COM, Jumat (7/6/2013).

Saleh mengatakan, dengan sikap SBY ini, PKS pun semakin tidak gentar walau diancam oleh partai koalisi setgab termasuk Demokrat. PKS sadar, peran partai koalisi tidak akan berguna jika SBY tidak menendang sendiri PKS.

"Walaupun setgab terus-terusan rapat, selama SBY tidak mau bersikap tegas, persoalan PKS ini tetap tidak bisa dituntaskan. PKS akan tetap seperti sekarang. Berusaha mencari posisi pada zona nyaman," jelas dia.

Harusnya, lanjut Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini, SBY segera sadar diri. Sadar bahwa selama ini PKS memanfaatkan SBY. Sikap dua kaki PKS ini membuktikan hal itu.

"PKS sangat pandai bermain. Di masyarakat, mereka menolak kebijakan pemerintah. Di dalam kabinet, mereka menyatakan mendukung. Ini politik tidak konsisten. SBY harus menyadari ini dan berani tegas untuk memberikan sanksi," jelas Saleh. [mvi]

#pks #bbm #setgab
BERITA TERKAIT
PKS: Munajat 212 Murni Acara Keumatan
(Haul KH Ahmad Sufyan) PKS: Indonesia Butuh Pemimpin Berpihak kepada Umat
PKS Ajak Ormas Berjuang untuk Umat
(Pencabutan Remisi Napi Pembunuh Wartawan) PKS Anggap Pencabutan Remisi Politis
Tulis Skripsi Ganti Presiden, Mahasiswi Ini Dipuji
Caleg PKS Ini Blusukan ke Daerah Pedalaman
TKN Kritik Munajat 212, BPN: Mereka Iri

ke atas