LINGKAR BANDUNG

Rabu, 09 Oktober 2013 | 13:29 WIB

RK Terburu-buru Pekerjakan Gepeng dan Anjal

Dery FG
RK Terburu-buru Pekerjakan Gepeng dan Anjal
Gepeng dan Anjal inilah.com

INILAH, Bandung - Langkah Wali Kota Bandung mempekerjakan para gelandangan pengemis (gepeng) dan anak jalanan (anjal) sebagai petugas kebersihan terlalu terburu-buru. Masih banyak yang perlu dibenahi, dikaji, dan dipersiapkan sebelum masuk program.

"Ide wali kota mempekerjakan gepeng dan anjal jadi petugas kebersihan menjadi terobosan. Tetapi ide itu jangan terburu-buru dilaksanakan," ujar pengamat sosial politik Bandung Yusnan Solihin saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (9/10/2013).

Menurut Yusnan, sebelum menjalankan program, sebaiknya Pemkot Bandung membangun dan memperkuat shelter atau penampungan gepeng dan anjal. Misalnya membenahi mess Stadion Persib yang harus menyediakan tempat berteduh, makan, dan pakaian.

"Shelter dengan fasilitas tempat tinggal sementara, jatah makan, dan pakaian, menjadi saringan mana pengemis dan anak jalanan yang benar-benar terlantar. Logikanya, oknum gepeng dan anjal tidak akan memanfaatkan fasilitas itu," tuturnya.

Selain itu, lanjut Yusnan, Pemkot bisa memanfaatkan shelter tersebut untuk melakukan pendataan gepeng dan anjal. Selanjutnya, berdasarkan data tersebut bisa dihitung anggaran untuk gaji pengemis yang bekerja sebagai petugas kebersihan.

"Apakah realistis atau tidak, nanti bisa ketahuan setelah punya data dan postur APBD Kota Bandung. Misalnya gaji atau honor rutin dibuat setelah ada data dan dicantumkan dalam ABPD Kota Bandung. Apalagi secara aturan, pemerintah sudah menutup celah pemberian honor atau penghasilan rutin dari anggaran pemerintah daerah selain pada pegawai negeri sipil," tandasnya.

Yusnan justru merespons positif kegiatan razia dan larangan berkeliaran bagi gepeng dan anjal, bahkan harus lebih intensif. Otomatis, para PMKS itu bakal pelan-pelan berkumpul di shelter. Sementara kalau dipekerjakan sebagai petugas kebersih lebih baik diserahkan kepada warga yang tinggal di seputaran jalan itu.

"Beri saja insentif bagi setiap RW. Lalu ada kewajiban menjaga jalan di wilayah masing-masing agar tetap bersih. Nah kepada gepeng dan anjal, jadi petugas kebersihan hanya dijadikan opsi," bebernya. [ito]

#gepeng #anjal
BERITA TERKAIT
Ciptakan Suasana Kerja Seru di Coworking Space
Cari Kijing, Radit Tewas Tenggelam
PSMS Diminta Tetap Membumi
ASUS Luncurkan ZenBook Pro 15 UX580 di Indonesia
Menteri Pertahanan Israel Mundur
Ratusan Ribu Butir Narkoba di Kediri Dibakar
PM Baru Sri Lanka Digulingkan

ke atas