EKONOMI

Senin, 16 Oktober 2017 | 19:42 WIB

PT Pupuk Indonesia Tak Mampu Beli Gas Blok Masela

Uji Sukma Medianti
PT Pupuk Indonesia Tak Mampu Beli Gas Blok Masela
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur PT Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat, menyebut pembangunan pabrik baru bisa mangkrak bila harga gas di Blok Masela di atas US$3 per MMBTU.

"Ya kalau dibangun pabriknya bisa mangkrak. Karena kan pupuk Indonesia pabriknya itu sudah tua. Kalau pabrik baru didirikan, diaksih harga mahal, belum biaya investasi, bunga. Kebayang itu biayanya akan bengkak," kata dia di Kementerian BUMN Jakarta, Senin (16/10/2017).

Dia menilai, angka yang ditawarkan Inpex sebesar US$5 per MMBTU sangatlah tidak pas (visible). "Enggak visible (kalau harga di atas US$3 per MMBTU. Kalau visible itu US$3 per MMBTU lah," ujarnya.

Jika Inpex kekeuh, pihaknya mengaku tak akan mengambil peluang tersebut. Dia melanjutkan, pihaknya mencari produsen gas yang menjual gas di angka US$3 per MMBTU.

Bila tidak begitu, maka ongkos yang harus ditanggung perseroan untuk produksi pupuk akan sangat besar. "Intinya, saya mencari dimana ada harga gas yang USD3 per MMBTU," kata dia. [hid]

#PupukIndonesia #PupukSubsidi #HargaGas
BERITA TERKAIT
Negara Nunggak Subsidi Pupuk Rp2 T ke Pupuk Kujang
(Pembangunan YIA) Demi Keamanan, AP I Tutup Akses Pantai Congot
Rangkul GoJek & GoPay, Jabar Menuju Birokrasi 3.0
Pemakaian LPG Subsidi di Riau Melompat 4 Persen
(Program Sejuta Rumah) Posisi BTN Menjadi Mitra Utama BP Tapera
Menkeu Pantau Pencairan Sisa THR PNS
Rini dan Bos Pertamina Periksa BBM di Tol Sumatera

kembali ke atas