DUNIA

Selasa, 31 Oktober 2017 | 15:33 WIB

Korut Bantah Jadi Dalang Ransomware WannaCry

Binar MP
Korut Bantah Jadi Dalang Ransomware WannaCry
(Foto: livetradingnews)
INILAHCOM, Seoul - Korea Utara mengecam Inggris karena menuduhnya menjadi dalang serangan ransomware global yang melanda Dinas Kesehatan Nasional, dengan menyebut tuduhan tersebut sebagai "upaya jahat" demi memperketat sanksi internasional terhadap Pyongyang.

Sepertiga rumah sakit umum Inggris terkena serangan WannaCry pada Mei, menurut sebuah laporan pemerintah.

Hingga 300.000 komputer di 150 negara terkena serangan WannaCry, yang memengaruhi sistem dan menuntut pembayaran dalam bentuk Bitcoin untuk mengembalikan kendali sistem kepada pengguna.


Beberapa periset menyebut Pyongyang sebagai dalang serangan itu, sambil mengatakan bahwa kode yang digunakan mirip dengan peretasan sebelumnya yang dituduhkan pada rezim Kim Jong-Un.

Menteri Dalam Negeri Inggris Ben Wallace mengatakan kepada BBC pekan lalu bahwa London sangat yakin bahwa Korea Utara bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun, juru bicara Asosiasi Korea Utara - Eropa membantah tuduhan tersebut dan memperingatkan Inggris terkait "spekulasi tanpa dasar mereka".

"Ini adalah tindakan yang melampaui batas toleransi kami dan ini membuat kami mempertanyakan tujuan sebenarnya di balik langkah Inggris itu," katanya, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) pada Senin malam, seperti dikutip AFP.
#KoreaUtara #WannaCry #ransomware #Korut
BERITA TERKAIT
Pemimpin Dua Korea akan Bertemu di Pyongyang
AS Tuduh Korea Utara Tak Upayakan Denuklirisasi
AS Deportasi Penjaga Kamp Nazi ke Jerman
AS Tuntut Dua Warga Iran Mata-mata
Surat Paus Kecam Pelecehan Seks oleh Pastur
Venezuela akan Bayar Conoco US$2 Miliar
Raja Kamboja Ampuni Aktivis yang Dipenjara

ke atas