PASAR MODAL

Jumat, 19 Januari 2018 | 16:45 WIB

SoftBank Akhirnya Kuasai Uber

Wahid Ma'ruf
SoftBank Akhirnya Kuasai Uber
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, New York - SoftBank menyelesaikan perjanjian investasi yang telah lama ditunggu dengan Uber pada Kamis (19/1/2018) waktu AS.

Kesepakatan ini menjadikan SoftBank sebagai pemegang saham terbesar perusahaan tersebut dan memberikan gajian yang sangat besar untuk co-founder Travis Kalanick dan pendukung awal lainnya.

"Kami bangga memiliki SoftBank, Dragoneer dan seluruh konsorsium di keluarga Uber. Ini adalah hasil yang bagus untuk para pemegang saham, karyawan dan pelanggan kami," kata juru bicara Uber dalam sebuah pernyataan seperti mengutip cnbc.com.

Kalanick, yang digulingkan sebagai CEO tahun lalu setelah masalah profil tinggi, akan mendapatkan US$1,4 miliar dari kesepakatan tersebut, seorang sumber yang mengetahui pengaturan tersebut. Perkiraan kekayaannya adalah US$4,74 miliar.


Uber sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan SoftBank akan memberi nilai pada perusahaan tersebut sekitar US$48 miliar, potongan rambut dari valuasi sebelumnya yang hampir mencapai US$70 miliar. Namun, investasi tersebut juga memberikan likuiditas bagi karyawan awal, mengurangi ketegangan karena perusahaan yang mengendarai kendaraan tersebut bertujuan untuk penawaran umum 2019.

SoftBank telah menjadi investor agresif di Silicon Valley, dan memasuki dewan Uber saat perusahaan tersebut pulih dari pelanggaran data yang besar, pengawasan peraturan dan laporan budaya tempat kerja yang merusak.

Perubahan tata kelola yang menyertai kesepakatan tersebut juga menandai sebuah tonggak sejarah bagi CEO Dara Khosrowshahi, yang kini telah berhasil mengkonsolidasikan kekuasaannya di sebuah perusahaan yang penuh dengan pertikaian saat dia tiba.

SoftBank adalah investor di Didi Chuxing, pemilik mayoritas operasi Uber's China, dan telah mendukung Grab, perusahaan pembawa acara di Asia Tenggara, serta Ola dari India.
#BursaSaham #IHSG #Dolar #Rupiah #DolarAS
BERITA TERKAIT
Sampai Kapan Wijaya Karya Realty Tunda IPO?
Kondisi Pasar Bergejolak, 5 Perusahaan Batal IPO
Imbal Hasil Obligasi AS Buat Rupiah Terkapar
Pembelian Saham Selektif, Momentum Rebound IHSG
Bursa Saham Nikkei Dibuka Melandai
Bursa Saham Sydney Dibuka Loyo
Buka Sesi I, IHSG Menghijau 33,7 Poin ke 5.767

ke atas