MOZAIK

Sabtu, 10 Februari 2018 | 01:11 WIB

Lelah yang Bernilai Ibadah

KH Abdullah Gymnastiar
Lelah yang Bernilai Ibadah
(Foto: Ilustrasi)
ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Dialah Dzat Yang Maha Menciptakan dan Maha Memelihara. Hanya kepada Allah kita menyembah dan hanya kepada-Nya kita akan kembali. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Banyak orang yang bersusah payah, bekerja membanting tulang, lelah dan capek menjalani hidup di dunia ini. Namun, sungguh sangat disayangkan jikalau semua itu hanya berakhir di dunia semata. Orang yang bekerja pergi pagi pulang malam bahkan pulang dini hari, namun hanya selesai dengan bentuk upah atau laba saja, tidak menjadi ibadah. Padahal Rosululloh Saw. bersabda, Sesungguhnya Allah Taala senang melihat hamba-Nya bersusah-payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal. (HR. Ad Dailami)


Kemudian, misi kita hidup di dunia adalah untuk ibadah, setiap yang kita lakukan harus bernilai ibadah. Allah Swt. berfirman, Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (QS. Adz Dzaariyat [51] : 56)

Tidak hanya dalam urusan pekerjaan saja, dalam urusan kegiatan lain pun sama. Termasuk dalam mencari ilmu, hendaklah kita bersusah payah mencari ilmu bukan karena niat ingin dapat nilai besar saja atau karena ingin dapat ijazah saja. Namun, niatkanlah mencari ilmu karena ibadah kepada Allah Swt.

Perjuangan selalu saja memiliki rintangan. Namun, jikalau rintangan itu disikapi sebagai tantangan yang akan menaikkan kualitas diri kita, niscaya rintangan itu akan bisa dilewati dengan ringan. Demikian juga ketika kita sekuat tenaga menjauhi maksiat, godaannya akan begitu berat. Namun, jikalau niat dan tekadnya bulat lillaahi taala, maka rasa lelah itu akan berbalik menjadi indah dan bernilai ibadah di hadapan Allah Swt. WAllahu alam bishowab.[smstauhiid]
#InilahKehidupan #AaGym
BERITA TERKAIT
Tenang karena Bergantung hanya kepada Allah
Yang Luar Biasa di Sekitar Kita
Akhlak Baik dari Hati yang Baik
Merasa Ditatap Allah
Bahagia, Mulia, Selamat
Tenang dengan Dzikrulloh
Buah dari Perbuatan Kita Sendiri

ke atas