GAYA HIDUP

Jumat, 02 Februari 2018 | 13:35 WIB

Pendidikan Gizi pada Anak Sangat Penting

Mia Umi Kartikawati
Pendidikan Gizi pada Anak Sangat Penting
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Pendidikan gizi kepada anak adalah langkah yang efektif mengingat anak yang berada pada fase perkembangan kecerdasan, motorik, dan psikososial.

Hal tersebut sangat mudah untuk menerima, menyerap dan mengaplikasikan materi pendidikan untuk diri sendiri ataupun untuk disampaikan kepada orang tua atau keluarga di rumah.

Untuk mengukur keberhasilan program Gerakan Nusantara 2017, Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia melaksanakan survei indikator pengetahuan, sikap dan perilaku guru serta siswa yang mengikuti program pelatihan dan edukasi gizi Gerakan Nusantara 2017 di tiga kota, yaitu Pekanbaru, Padang dan Jambi.

Hasil survei menunjukkan:

1. Komponen pengetahuan dari guru dan siswa mengenai gizi positif meningkat 11,1 persen dengan pesan tentang Pedoman Gizi Seimbang menunjukkan peningkatan pemahaman terbesar.


2. Komponen sikap terhadap perilaku gizi positif dan aktif bergerak di luar ruang, baik sebelum dan sesudah tes, juga meningkat meskipun secara umum sikap gizi ini sudah dipahami oleh para guru dan siswa.

3. Perilaku gizi menunjukkan peningkatan, perilaku siswa dan guru dalam mengonsumsi makanan yang bergizi meningkat secara signifikan sebesar 9,7 persen.

Perubahan-perubahan ini merupakan temuan positif bagi Frisian Flag Indonesia untuk terus menyebarkan pesan tentang kebaikan gizi dan mendorong agar anak aktif bergerak di luar ruang.

"Guru sebagai sosok pengganti orang tua di sekolah yang lebih sering bertemu dengan anak-anak merupakan komponen dalam ekosistem pendidikan yang penting untuk menjaga penyebaran pesan yang berkelanjutan kepada generasi selanjutnya. Kami semakin bersemangat untuk terus mengedukasi perilaku gizi positif kepada anak, guru dan orang tua di Indonesia, melalui ekosistem belajar yang sangat kondusif di sekolah, ungkap Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (01/02/2018).

Ke depannya Frisian Flag Indonesia bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia akan terus menyempurnakan program Gerakan Nusantara dan memfokuskan pada efisiensi dan kemandirian program pendidikan gizi di sekolah dasar, dengan harapan dapat mendukung dan berkontribusi terhadap pencapaian status kesehatan dan gizi anak Indonesia," tambahnya.

Hingga pelaksanaan tahun 2017, program Gerakan Nusantara berhasil menjangkau 2,510 sekolah, 1,376,335 siswa, dan 19,161 guru (2,134 guru menerima ToT secara langsung). (tka)
#gizi #pendidikan #anak #penting
BERITA TERKAIT
(Cegah Kanker Anak) Orangtua Harus Sadar Deteksi Dini
Anak Dekat Dengan Gadget Lebih Cepat Bosan
Jangan Panik Jadi Orangtua
Stimulasi Sensorik Anak dengan Mainan Bermutu
KidZania Jakarta Hadirkan Studio RTV
Tiga Hal Pengaruh Bermain untuk Psikologis Anak
Yuk, Berpetualan Bersama LEGO

ke atas