NASIONAL

Senin, 05 Februari 2018 | 16:14 WIB

Mensos Sebut Kasus Gizi Buruk di Asmat Selesai

Ray Muhammad
Mensos Sebut Kasus Gizi Buruk di Asmat Selesai
Menteri Sosial Idrus Marham (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan dirinya sempat melaporkan perkembangan masalah gizi buruk yang terjadi di Asmat, Papua hingga menewaskan puluhan orang.

Adapun laporan ini disampaikan Idrus saat dirinya menghadiri pertemuan internal bersama Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

"Saya tadi melaporkan kepada bapak Presiden bahwa tahapan kita sudah masuk tahapan perawatan dan pembinaan. KLB (Kejadian Luar Biasa) yang diatasi dengan tanggap darurat, kami anggap sudah selesai. Sehingga ke depan tinggal perawatan, pembinaan dan pengembangan masyarakat," jelas Idrus di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Ia menambahkan, hari ini Idrus juga berencana untuk terbang ke Makassar untuk menjalin kerjasama dengan Universitas Hasanudin yang akan menyiapkan tim dokter untuk diberangkatkan ke Asmat.

"Jadi, kami sudah sampai pada suatu langkah-langkah hasil dari rapat bersama tingkat menteri yang dipimpin oleh Ibu Menko PMK. Sekaligus juga kami sudah menyampaikan beberapa gagasan dengan pimpinan DPR RI, terutama dengan Komisi IIX, IX dan X," ujarnya.


Menurut Idrus, permasalahan yang terjadi di Asmat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Hal iru dimulai dari lingkungan yang terisolir, kondisi alam, pendidikan, kesehatan hingga pola hidup masyarakatnya.

"Pendekatan yang kami lakukan terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan. Bagaimana wujudnya? Maka, kajian yang kami lakukan sangat memungkinkan dilakukan relokasi terbatas atau relokasi terkonsentrasi dengan sungguh-sungguh," ungkapnya.

Adapun relokasi itu, kata Idrus, akan dilakukan berbasis kearifan lokal hingga tanah ulayat. Sehingga dengan demikian, pemerintah akan menentukan titik-titik konsentrasi yang diproyeksi akan dibangun pemukiman.

"Di situ berkumpul rumah dan dari 23 distrik. Dengan cara seperti itu maka pelayanan akan mudah dilakukan kepada masyarakat yang ada di asmat. Di situ terintegrasinya bagaimana, terpadunya bagaimana, pemukiman dibangun oleh siapa," tandasnya.

Untuk itu, ia memastikan Kemensos akan bekerjasama lintas kementerian mulai dari Kemenkes untuk membangun puskesmas hingga Kemendikbud membangun fasilitas pendidikan.

"Kemudian Kementerian ESDM membangun listriknya sekaligus airnya, Kementerian PUPR membangun infrastrukturnya akan dilakukan secara terpadu dan tentu perlu waktu. Kami di dalam rapat tingkat kementerian yang dipmpin Menko PMK dan Kepala Staf Kepresidenan di tingkat jajaran eselon I sudah mendiskusikan ini," paparnya. [ton]
#GiziBuruk #SukuAsmat
BERITA TERKAIT
Tujuan SBY bukan Menyerang TNI, Polri & BIN
Pesawat Kepresidenan Termahal di Dunia
Mesin Canggih Penggundul Hutan
Ustaz Somad Naik Harley di Padang Sumbar
SBY Kritik TNI, Polri & BIN, Ini Kata Demokrat
(Sebut TNI, Polri & BIN Tidak Netral) PD: SBY Dapat Informasi dari Sumber Terpercaya
186.379.878 Orang Ditetapkan Sebagai DPS oleh KPU

ke atas