PASAR MODAL

Rabu, 07 Februari 2018 | 08:36 WIB

Sri Mulyani Pelototin Lantai Bursa Khususnya AS

Indra Hendriana
Sri Mulyani Pelototin Lantai Bursa Khususnya AS
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah negara mengalami pelemahan di bursa saham. Kondisi ini terus dicermati pemerintah agar Indonesia tak kena dampak pelemahan itu.

"Kami akan terus memperhatikan perkembangan dari, terutama bursa-bursa yang ada di luar negeri. Yang di triger pertama yang ada di Amerika Serikat, kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di DPR, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Sebab, kata Sri Mulyani, pelemahan di lantai bursa, bisa melahirkan berbagaim masam sentimen. Ke depan, pemerintah akan terus melakukan pemantauan. Tak terkecuali memantau kebijakan.

Sri Mulyani bilang, kebijakan-kebijakan yang perlu diperkuat adalah di sektor ekonomi. Sebab, apabila salah langkah dalam mengambil kebijakan, dikhawatirkan bisa merugikan ekonomi Indonesia.


Sekarang ini dari sisi makro kami dengan Bank Indonesia terus ingin menyampaikan bahwa kebijakan viskal dan kebijakan moneter dua-duanya ditujujan untuk tetap mnjaga stabilitas dari perekonomian Indonesia dan hari ini kita juga kerjasama dengan OJK dan LPS ingin menjaga terus terutama sistem dan sektor keuangan, ujar dia.

Diketahui, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street alami koreksi tajam dalam dua hari ini. Bahkan indeks saham Dow Jones catatkan penurunan terbesar sejak Agustus 2011.

Indeks saham Dow Jones melemah lebih dari 1.800 poin sejak Jumat pekan lalu. Wall street tergelincir 4,6%pada Senin waktu setempat. Indeks saham Dow Jones alami penurunan besar sejak Agustus 2011, selama krisis utang Eropa.

Tekanan terjadi di bursa saham Amerika Serikat (AS) berdampak ke bursa saham global. Sebagian besar indeks saham acuan antara lain di Jepang, Hong Kong, dan Australia turun tajam pada Selasa pagi. [ipe]
#'MenkeuSMI #LantaiBursa #AS
BERITA TERKAIT
(Kredit Bisa Tumbuh 14% Dua Tahun Lagi) Berapa Potensi Harga Saham BBNI?
China Pangkas Aturan Minimal Cadangan Bank
Rehat Siang, IHSG Mampir ke Zona Merah
PT Timah Raih Outlook Obligasi Stabil
Harga Minyak Brent Longsor 2% Respons Sikap OPEC
Bursa Saham Tokyo Dibuka Limbung
Buka Sesi I, IHSG Beranjak Naik 28 Poin ke 5.850

ke atas