MOZAIK

Selasa, 13 Februari 2018 | 21:00 WIB
(Syair)

Pangkuan Pantai

Pangkuan Pantai
(Foto: ilustrasi)
Rinduku seperti rindu laut pada pantai. tak ada
waktuku untuk melupakanmu, karena aku akan terus
datang dan menyapamu. meski kemudian aku harus menjauh
ke samudera luas,
membaca desah angin dan riak gelombang



Rinduku padamu seperti rindu laut pada pantai. siapa
mampu mencegahku untuk sampai padamu melepas
rindu? seperti laut melepas rindunya di pantai,
aku pun mengurai benang-benang rinduku di maha pantaimu
laut yang liar dan ganas pun tunduk
di pangkuan pantai!


[Isbedy Stiawan ZS]
#Syair #Puisi #Religi
BERITA TERKAIT
Kecantikan Istri yang Melebihi Bidadari Surgawi
Beraninya Langgar Perkataan Rasulullah!
Bertobatlah bagi Para Pengingkar Sunah!
Membonceng Nenek-nenek Bukan Muhrim Dilarang
Untukmu Agamamu dan Untukku Agamaku
Sesama Muslim Kenapa Harus Memvonis Sesat?
Pengaruh Negatif Mencampuri Dua Istri Bersamaan

ke atas