MOZAIK

Selasa, 13 Februari 2018 | 11:00 WIB

Kenapa Hawa Nafsu Diciptakan?

Kenapa Hawa Nafsu Diciptakan?
(Foto: Ilustrasi)
SALAH satu sifat dari hawa nafsu adalah Tidak Pernah Terpuaskan. Di saat kita menuruti satu keinginannya, nafsu itu akan menuntut hal yang lain.

Terus begitu hingga tak ada habisnya. Mempunyai satu gunung emas pun masih tak cukup. Ia masih ingin yang lebih. Karena itu, Allah tidak hanya Menciptakan nafsu. Dia juga menciptakan akal sebagai alat untuk mengontrolnya.

Kenapa hawa nafsu diciptakan? Karena manusia tidak dapat hidup tanpa hawa nafsu. Mereka tak bisa hidup jika tidak ada keinginan untuk makan, mencari harta dan keinginan lainnya. Nafsu itu termasuk hal yang paling penting dalam hidup manusia. Tapi jika tidak dikontrol akal, keinginan itu akan terus meledak dan akibatnya sangat berbahaya.

Apa gambaran AlQuran tentang bahaya mengikuti hawa nafsu? Allah swt Berfirman,


Dan seandainya kebenaran itu menuruti keinginan mereka, pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya. (QS.Al-Mukminun:71)

Ya, menuruti hawa nafsu tanpa kontrol akal akan memberikan dampak yang sangat berbahaya. Bahkan Alquran menggambarkan akibatnya dengan pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya.

Coba perhatikan, kehancuran di muka bumi ini terjadi karena hawa nafsu manusia yang tak terkontrol. Manusia tidak memikirkan dampak atau akibatnya, yang ada dalam pikirannya hanyalah keuntungan dan kenikmatan. Lihatlah hutan yang gundul, tambang yang merusak alam, bangunan-bangunan yang mengganggu, penyakit yang berkembang, semua itu karena nafsu manusia yang tak pernah puas.

Dan pada akhirnya dunia ini akan semakin dekat pada kehancuran karena ketamakan manusia. Mari kita jaga diri dan lingkungan sekitar dengan mengontrol hawa nafsu. Jadikan keinginan-keinginan itu sebagai jalan untuk mendekatkan kepada-Nya. Dan jangan jadikan itu semua sebagai media untuk merusak kehidupan dunia dan akhirat kita.

sungguh beruntung orang yang mensucikan jiwa itu, dan sungguh merugi orang yang mengotorinya. (QS. Asy-Syams : 9-10). []
#HawaNafsu #Nafsu
BERITA TERKAIT
Berbaik Sangka itu Penting
(Syair) Sendiri dalam Kematian
Awas! Laknat Rasulullah pada Tingkah Laku LGBT
Awas! 4 Pihak Terlaknat dalam Lingkaran Riba
Awas! 4 Orang yang Terkena Laknat Allah
Suami Idaman: Tak Mencari-cari Kesalahan Istri
Kalimat Paling Dibenci Allah: Urus Dirimu Sendiri

ke atas