DUNIA

Selasa, 13 Februari 2018 | 08:28 WIB

Israel Lanjutkan Pembangunan Permukiman

Israel Lanjutkan Pembangunan Permukiman
Permukiman Yahudi di wilayah pendudukan di kota Ariel, Tepi Barat. (Foto: voa)
INILAHCOM, Tepi Barat -- PM Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan ia sedang membahas rancangan UU dengan AS yang secara efektif akan menganeksasi permukiman yang dibangun di kawasan pendudukan di Tepi Barat.

Tapi langkah itu diperkirakan akan sangat merugikan prospek solusi dua negara atas konflik Israel-Palestina dan memicu kemarahan internasional.

"Mengenai masalah penerapan kedaulatan, saya telah beberapa kali berbicara dengan Amerika tentang hal itu," kata Netanyahu kepada anggota parlemen partai Likud, seperti dikutip dari VOA, Selasa (13/2).

Netanyahu mengatakan, ia ingin mengkoordinasikan langkah itu dengan AS, karena pentingnya negara ini bagi Israel.


Komentar itu muncul, ketika Netanyahu mendapat tekanan dari politisi sayap kanan untuk mendorong rancangan UU yang akan menerapkan kedaulatan Israel atas permukiman-permukiman di Tepi Barat.

Dua anggota parlemen, termasuk satu dari partai Netanyahu, mengusulkan rancangan UU itu.

Netanyahu mencegah agar pembahasan RUU itu tidak diajukan hari Minggu, karena para pejabat mengatakan perhatian harus diarahkan pada masalah keamanan, menyusul konfrontasi yang menyebabkan serangan udara Israel di Suriah akhir pekan lalu.

Aneksasi sepihak atas permukiman itu pasti akan memicu kemarahan internasional, meskipun pemerintahan Netanyahu terus didukung oleh Presiden AS, Donald Trump. [voa/lat]
#israel #pemukiman #tepibarat
BERITA TERKAIT
Israel Buka Kembali Penyeberangan ke Gaza
Israel Tahan Surat Palestina Sampai 8 Tahun
Rakyat Argentina Diserukan Tinggalkan Gereja
Ini Cerita Budak Seks ISIS
Gempa Kuat Bawah Laut Guncang Fiji
Rusia Serukan Eropa Bantu Rekonstruksi Suriah
Erdogan: Turki Tidak akan Tunduk pada AS

ke atas