EKONOMI

Selasa, 13 Februari 2018 | 18:19 WIB

Kemenhub Minta Kominfo Bikin Pemantau Taksi Online

Indra Hendriana
Kemenhub Minta Kominfo Bikin Pemantau Taksi Online
Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub Cucu Mulyana, (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memerintahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyediakan dashboard, guna memantau operasional taksi online.
Kata Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub Cucu Mulyana, kehadiran dashboard penting bagi implementasi PM 108/2017. Karena, dasboard tyersebut berfungsi sebagai pemantau taksi online atau daring. "Kami sudah diundang rapat oleh Kominfo. Janjinya dalam waktu dekat akan segera diselesaikan. Mudah-mudahan bisa selesai minggu ini ya," ujar Cucu di Jakarta, Selasa (13/2/2018).
Pemantauan taksi online ini, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang mengatur tentang Angkutan Sewa Khusus

Di mana, dashboard adalah sistem yang menampilkan jumlah taksi online yang aktif beroperasi di suatu kota, dan semua data bisa disajikan secara real time.
Masih kata Cucu, manfaat dashboard itu agar bisa memantau persebaran taksi online, sehingga Kemenhub maupun dinas perhubungan bisa mengecek kepatuhan para driver taksi online "Salah satunya agar Kemenhub bisa tahu berapa sih jumlah sebenarnya armada dari mitra aplikator. Ini penting agar Dinas Perhubungan di daerah bisa melakukan monitoring dan sebagai bahan pengambilan kebijakan di daerah. Belum lagi untuk memantau konsistensi penerapan tarif batas atas atau bawah," ujar Cucu.
Cucu menambahkan, pengaturan taksi online membutuhkan kerja sama agar ada kepastian hukum bagi semua pemangku kepentingan. Selain itu, dia berharap Kominfo juga membuat aturan untuk para aplikator sehingga bisa menyelesaikan persoalan operasional. "Kalau dari sisi transportasi kami sudah bereskan dengan PM 108/2017, kita tunggu dari sisi teknologinya agar semua pemain di bisnis ridehailing mendapat kesetaraan dalam berbisnis," kata Cucu. [ipe]

#MenhubBudi #TaksiOnline
BERITA TERKAIT
Organda: Aturan Taksi Jangan Ada Anak Emas
Budi: Rp2 Triliun untuk Ongkos Rel Kereta di Jabar
Menhub Tawarkan Proyek Infrastruktur Transportasi
Budi Bangun Hunian Sementara Korban Gempa Lombok
Pengamat Ini Prediksi Taksi Online Bakal tak Laku
Tak Sensitif, Aktivis Kritis Keras GRAB Indonesia
(Penanganan Kasus Karhutla) Pakar: Penerapan Strict Liability tidak Tepat

ke atas